Kuota Pupuk Subsidi Tahun 2026 di Sampang Ditambah, Berikut Rinciannya
Ach. Mukrim - Wednesday, 11 February 2026 | 02:42 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Sampang resmi menambah alokasi kuota pupuk bersubsidi pada tahun anggaran 2026. Langkah ini diambil sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan dan memacu produktivitas petani di Sampang.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang, Nurdin, mengatakan, peningkatan kuota ini merupakan angin segar bagi para petani lokal.
"Tahun ini terjadi peningkatan cukup besar," kata Nurdin kepada salsabilafm.com, Rabu (11/2/2026).
Nurdin mengungkapkan, kenaikan kuota terjadi pada tiga jenis pupuk utama. Yaitu, Pupuk Urea naik menjadi 26.320 ton, dari sebelumnya 22.956 ton pada 2025. Pupuk NPK mengalami kenaikan menjadi 22.047 ton dari angka sebelumnya 20.108 ton. Kemudian Pupuk Organik mencapai 5.077 ton dari kuota tahun lalu yang hanya sebesar 3.339 ton.
"Lonjakan paling mencolok terjadi pada pupuk Organik yang naik dari 3.339 ton menjadi 5.077 ton," ungkapnya.
Nurdin menjelaskan, lonjakan kuota pupuk organik menjadi poin krusial dalam kebijakan tahun ini. Hal tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong praktik pertanian berkelanjutan dan menjaga kualitas unsur hara tanah di Sampang.
Dengan penambahan stok yang cukup besar ini, pemerintah daerah berharap persoalan kelangkaan pupuk yang kerap menghantui musim tanam dapat teratasi. Pihaknya mengaku akan terus berkoordinasi dengan distributor resmi untuk memastikan distribusi tambahan kuota ini tepat sasaran dan sampai ke tangan petani sesuai dengan data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK)
"Peningkatan ini diharapkan membuat petani lebih mudah mengakses pupuk sehingga proses tanam sepanjang 2026 berjalan optimal," pungkas Nurdin. (Mukrim)
Next News

Pietra Widiadi: Pendamping Tak Hanya Fasilitator, Tapi Agen Perubahan Perilaku Masyarakat
11 hours ago

Radio Masih Bisa Bertahan di Era Digital, Pietra Widiadi: Kuncinya Adaptasi!
11 hours ago

Tak Kunjung Rampung, DPRD Sampang Desak Percepatan Perbup Disabilitas
14 hours ago

Molor, Perbup Disabilitas di Sampang Diperkirakan Terealisasi Tahun 2028
14 hours ago

Kemenhaj Pamekasan Siapkan 38 Bus Antar Calhaj ke Embarkasi Surabaya
14 hours ago

5 KDKMP di Sumenep Terima Bantuan Kendaraan Operasional
14 hours ago

Sambut Kemarau, Petani Garam di Sumenep Mulai Siapkan Lahan
14 hours ago

Penerangan Jalan di Akses Suramadu Padam, Belasan Panel Listrik Dirusak OTK
14 hours ago

Sampang Targetkan Naik Peringkat Kabupaten Layak Anak ke Nindya
14 hours ago

Kecelakaan Kereta Api Kembali Terjadi, KA Dhoho Tabrak Truk Pasir di Perlintasan Blitar
14 hours ago





