Realisasikan Program Presiden, Sampang Siapkan 36 Rombel untuk Sekolah Rakyat
Ach. Mukrim - Monday, 09 March 2026 | 09:15 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi menyetujui pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Proyek yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto ini akan menampung puluhan Rombongan Belajar (rombel) bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Sampang, Muhammad Nashrun, mengonfirmasi, izin pembangunan di wilayah berjuluk Kota Bahari tersebut telah diterbitkan oleh pemerintah pusat.
"Pengajuan pembentukan sekolah rakyat dari Sampang sudah disetujui oleh pemerintah pusat," katanya, Senin (8/3/2026).
Menurutnya, sekolah ini rencananya akan didirikan di Dusun Slabayan, Desa Sejati, Kecamatan Camplong. Infrastruktur pendidikan tersebut akan dibagi ke dalam 36 rombel dengan rincian: 18 rombel untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), 9 rombel Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 9 rombel Sekolah Menengah Atas (SMA).
"Kapasitas per rombel akan mengikuti standar ideal yakni 25 siswa per kelas guna memastikan efektivitas kegiatan belajar mengajar," ujarnya.
Nasrun menjelaskan, terkait aspek pembiayaan seluruh proyek pembangunan ini dibiayai sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan dalam penentuan sumber daya manusia di sekolah tersebut. Seluruh kebijakan teknis terkait perekrutan guru, tenaga kependidikan, hingga mekanisme seleksi siswa berada di bawah otoritas penuh Kemensos RI.
"Anggaran pembangunan murni bersumber dari APBN. Bahkan penentuan jumlah guru, siswa, dan petugas di sekolah tersebut sepenuhnya wewenang Kemensos," tuturnya
"Kami harap pembangunan Sekolah Rakyat di tanah kelahiran Pangeran Trunojoyo ini menjadi solusi konkret dalam menekan angka putus sekolah dan meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) bagi masyarakat prasejahtera di wilayah Madura," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Omzet Penjual Bendera di Sampang Turun, Warga Lebih Memilih Beli Online
14 hours ago

Target Selesai Juni, Proyek Gedung Poltera Senilai Rp59 Miliar Baru Capai 85 Persen
14 hours ago

Peserta Lomba Gerak Jalan di Sampang Dibatasi untuk Pelajar, Kategori Umum Ditiadakan
14 hours ago

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
16 hours ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
18 hours ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
18 hours ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
18 hours ago

BMKG Imbau Nelayan dan Operator Kapal Waspadai Angin Kencang di Perairan Sumenep
19 hours ago

Korban Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak
19 hours ago

4 Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan Meninggal Dunia, 218 Orang Selamat
19 hours ago





