Polisi Tangkap Terduga Pencuri dan Penadah Motor di Sampang
Syabilur Rosyad - Friday, 22 May 2026 | 08:47 AM


salsabilafm.com – Satreskrim Polres Sampang mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dan penadahan sepeda motor yang terjadi di Dusun Klobur, Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Dua orang terduga pelaku diamankan polisi pada Rabu (20/5/2026) malam.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, kasus tersebut bermula pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban berinisial Z meminjamkan sepeda motor Yamaha Vega ZR 115 cc miliknya kepada pelaku berinisial M untuk menjemput adiknya di pondok pesantren di wilayah Omben.
"Setelah digunakan, motor tersebut tidak kunjung dikembalikan. Korban sempat mengira kendaraan itu akan dipulangkan pada malam harinya. Namun hingga keesokan hari, sepeda motor masih belum kembali," katanya saat pers rilis, Jum'at (22/5/2026).
Eko menjelaskan, korban kemudian mendatangi rumah pelaku pada Minggu (10/5/2026) pagi. Dari keterangan keluarga pelaku, diketahui sepeda motor tersebut telah dibawa sejak malam sebelumnya.
"Selama 11 hari motor tersebut belum dikembalikan, sehingga korban melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian," ungkapnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi akhirnya mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, yakni M warga Desa Pandan, Kecamatan Omben dan J warga Desa Rapa Laok, Kecamatan Omben.
Dalam kasus itu, polisi menyebut M diduga membawa kabur sepeda motor milik korban, sedangkan J diduga menerima gadai kendaraan tersebut.
"Dari tangan para terduga pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vega ZR tahun 2011 warna hitam, satu unit BPKB dan STNK, satu buah kunci motor, serta empat unit sepeda motor lain yang masih dalam pengembangan penyidikan," ujarnya.
Atas perbuatannya, pelaku M dijerat Pasal 476 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun. Sedangkan pelaku J dijerat Pasal 591 KUHP tentang penadahan dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun. (Syad)
Next News

30 Siswa Sekolah Rakyat Pamekasan Bakal Ditempatkan di Sampang
11 hours ago

Mobil Dinas Diduga Dipakai Warga Sipil, Begini Tanggapan Kepala Bapperida Pamekasan
11 hours ago

Kunjungi KPID Jatim, Salsabila FM Perkuat Komitmen Penyiaran Sehat dan Transformasi Digital
11 hours ago

Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Konsen Hari Bhayangkara
2 days ago

Pemkab Pamekasan Perbaiki Data Penerima Bansos PKH, Kadinsos: 45 Persen Salah Sasaran
2 days ago

BGN Batasi Maksimal 6 Dapur MBG Per Kecamatan, Ini Kata Korwil SPPG Sumenep
2 days ago

Satgas MBG Bangkalan: Per Hari Ini Ada 14 Dapur Berhenti Sementara
2 days ago

Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Sampang Kosong, BKPSDM Tunggu Proses dan Kemampuan Anggaran
2 days ago

PKL di Sampang Akan Dikenakan Retribusi, Proyeksi PAD Capai Rp32,1 Juta
2 days ago

Isi BBM Subsidi ke Jeriken Tak Sesuai Barcode, SPBU di Sampang Disanksi Pertamina
a day ago




