Pengusaha Rumah Potong Unggas di Sampang Belum Urus Sertifikasi Halal, Ini Kendalanya
Ach. Mukrim - Friday, 22 May 2026 | 06:56 AM


salsabilafm.com - Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku usaha Rumah Potong Unggas (RPU) di Kabupaten Sampang masih belum berjalan optimal. Tingginya biaya pengurusan disebut menjadi hambatan utama yang membuat para pelaku usaha enggan mengurus sertifikasi tersebut.
Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Sampang, Arif Rahman Hakim mengaku telah melakukan sosialisasi kepada sejumlah pengusaha RPU. Namun, respons yang diterima masih rendah lantaran pelaku usaha merasa usahanya tetap dapat berjalan meski tanpa sertifikat halal.
Menurutnya, saat ini, kendala yang dihadapi bukan hanya soal biaya administrasi, tetapi juga kewajiban memenuhi standar teknis tempat pemotongan.
"Pelaku usaha harus memenuhi kelayakan lokasi pemotongan hingga peralatan yang digunakan. Itu yang membuat mereka keberatan, ditambah biaya sertifikasi yang dinilai cukup tinggi," katanya, Jumat (22/5/2026).
Bukan hanya itu, lanjutnya, rendahnya kesadaran pelaku usaha turut memperlambat realisasi program sertifikasi halal di wilayah tersebut. Di salah satu kecamatan, misalnya, terdapat lima RPU yang hingga kini masih beroperasi tanpa sertifikat halal.
"Mereka mengaku tetap bisa menjalankan usaha seperti biasa tanpa sertifikasi. Bahkan ada yang mengatakan baru akan mengurus jika biayanya digratiskan," lanjutnya.
Padahal, pemerintah telah menargetkan kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku usaha terkait dapat rampung pada Oktober 2026. Namun hingga kini belum ada satu pun pelaku usaha RPU di Sampang yang mulai mengurus sertifikasi tersebut.
Arif menambahkan, keterbatasan anggaran pemerintah daerah juga menjadi kendala dalam mempercepat program itu. Menurutnya, dukungan anggaran diperlukan agar pemerintah bisa membantu biaya sertifikasi maupun pelatihan bagi pelaku usaha.
"Kalau ada dukungan anggaran, tentu akan lebih mudah mendorong seluruh pelaku usaha untuk segera memiliki sertifikasi halal," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
10 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
11 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
11 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
11 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
11 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
11 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
11 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
11 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
11 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
a day ago





