Pelaku Pencabulan Perempuan Disabilitas di Sampang Ditangkap Polisi, Terancam 15 Tahun Penjara
Syabilur Rosyad - Monday, 18 May 2026 | 09:46 AM


salsabilafm.com - Upaya pelarian pria berinisial T (66), terduga pelaku persetubuhan dan pencabulan terhadap perempuan penyandang disabilitas di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, akhirnya terhenti setelah diringkus anggota opsnal Satreskrim Polres Sampang.
Pelaku ditangkap pada Selasa malam, 12 Mei 2026 sekitar pukul 20.00 WIB di Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, usai polisi melakukan serangkaian penyelidikan atas laporan korban dan keluarganya.
Kapolres AKBP Hartono mengatakan, tersangka diduga melakukan tindak persetubuhan dan pencabulan terhadap korban berinisial PNA (20), seorang perempuan penyandang disabilitas, sebanyak empat kali dalam kurun waktu 25 hingga 29 April 2026.
Aksi bejat tersebut dilakukan pelaku saat korban sedang sendirian di rumah neneknya. Pelaku disebut memanfaatkan kondisi rumah yang sepi ketika nenek korban pergi berkebun maupun menghadiri acara keluarga.
"Pelaku berhasil diamankan anggota opsnal Satreskrim dan langsung dibawa ke Polres Sampang guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut," katanya Kapolres dalam keterangan persnya.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku diduga mengancam korban agar tidak berteriak maupun menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain. Bahkan, pada salah satu kejadian pelaku sempat memberikan uang Rp50 ribu kepada korban.
"Kasus ini akhirnya terungkap setelah korban memberanikan diri bercerita kepada sepupunya. Keluarga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Sampang," jelasnya.
Polisi turut mengamankan barang bukti berupa pakaian milik korban. Saat ini tersangka telah ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Atas tindakannya, tersangka dijerat Pasal 473 ayat (1) dan ayat (2) huruf d KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 126 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 6 huruf c juncto Pasal 15 huruf h Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," tutupnya. (Syad)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
12 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
12 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
14 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
14 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
14 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
14 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
14 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
2 days ago





