Senin, 18 Mei 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Kebakaran Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pamekasan, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

Redaksi - Monday, 18 May 2026 | 07:04 AM

Background
Kebakaran Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pamekasan, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar
Kobaran api melalap bangunan ( Istimewa/)

salsabilafm.com - Kebakaran hebat melanda gudang kayu sekaligus sebuah toko bangunan di Dusun Bakong, Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Senin (18/5/2026) dini hari. Akibat peristiwa tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp2 miliar.


Kasi Humas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 01.30 WIB dan langsung dilaporkan ke Polsek Pasean.


"Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Pasean yang dipimpin langsung oleh Kapolsek segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan membantu proses penanganan," ujar Yoni.




Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sebelum kebakaran terjadi para pekerja masih melakukan aktivitas pemotongan kayu (somil) di gudang milik Haji Sulhan (50) sejak pagi hingga sore hari. Kebakaran diduga dipicu oleh faktor kelalaian.


"Dugaan sementara, api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pekerja di area gudang. Percikan api kemudian mengenai tumpukan serbuk gergaji kayu yang berserakan hingga api cepat membesar dan merembet ke bangunan toko," jelasnya.




Proses pemadaman berlangsung dramatis. Sekitar pukul 03.00 WIB, satu unit armada Pemadam Kebakaran Kabupaten Pamekasan tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.


Personel kepolisian bersama warga setempat turut membantu melokalisir api agar tidak merembet ke permukiman warga. Setelah upaya pemadaman selama kurang lebih tiga jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 06.00 WIB. 


"Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun bangunan beserta seluruh isinya hangus terbakar dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 2 miliar," tambah Yoni.




Saat ini, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.


Yoni mengimbau masyarakat, khususnya para pelaku usaha yang memiliki material mudah terbakar, agar lebih waspada dan memperhatikan aspek keselamatan kerja.




"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak teledor, terutama dalam hal membuang puntung rokok maupun memastikan instalasi listrik aman sebelum meninggalkan tempat usaha," pungkasnya. (*)