Marak Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MUI Sampang: Fenomena Gunung Es
Ach. Mukrim - Thursday, 16 July 2026 | 05:03 AM


salsabilafm.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang, melalui Ketua Komisi Fatwa, Hukum dan Kajian, Kyai Achmad Rofik, menyampaikan, maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak merupakan fenomena gunung es. Hal itu disampaikan saat audiensi MUI dengan pimpinan dan anggota DPRD Sampang, Kamis (16/7/2026).
Kiai muda yang akrab dipanggil Gus Rahmat ini menilai, kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan korban dan pelaku di bawah umur menjadi alarm serius bagi seluruh pihak. Menurut dia, yang terjadi saat ini bukan hanya satu kasus, tetapi ada persoalan yang lebih besar.
"Di Kabupaten Sampang ada fenomena gunung es berupa pergaulan bebas yang harus menjadi perhatian serius," ujarnya.
Dia juga menyoroti maraknya peredaran minuman keras dan narkoba yang dinilainya mudah diakses oleh kalangan remaja. Sebabnya, pergaulan bebas, penyebaran miras, narkoba, dan berbagai bentuk kemaksiatan lainnya harus menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah.
"Jangan sampai hanya fokus pada satu kasus, sementara akar persoalannya tidak ditangani," tegasnya.
MUI berharap Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas terkait segera mengambil langkah konkret, baik dalam pencegahan maupun pembinaan, agar persoalan tersebut tidak semakin meluas.
"Ini bukan lagi kasus insidental, tetapi sudah menjadi kondisi darurat pergaulan bebas yang membutuhkan perhatian dan penanganan khusus dari pemerintah daerah," ujar Gus Rahmat.
Menjawab itu, Wakil Ketua I DPRD Sampang, Moh. Iqbal Fathoni menegaskan, DPRD melalui Komisi IV akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait. Hal ini, kata dia, untuk memastikan penanganan terhadap kasus tersebut, termasuk pendampingan bagi korban.
"Kami melalui Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang akan berkoordinasi dengan kepolisian. Ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Polres, tetapi juga melibatkan dinas terkait seperti Dinas Sosial untuk perlindungan dan pendampingan korban," ucap dia.
"Minggu depan kami akan memanggil pihak Polres Sampang untuk membahas persoalan ini," pungkas legislator PPP ini. (Mukrim)
Next News

Ponpes Assirojiyyah Kajuk Sampang Kembali Latih Santri Tangguh Bencana
5 hours ago

Ribuan Warga Pulau Pagerungan Kecil Sumenep Segera Nikmati Listrik
5 hours ago

Nelayan Pamekasan Dilaporkan Hilang, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
5 hours ago

Ari Adriansyah Sampang Lolos Top 42 D'Academy 8, Dapat 3 SO dari Juri
6 hours ago

Ormas Gaib Desak PLN Benahi Tiang Miring dan Tegangan Turun
6 hours ago

MUI Sampang Minta DPRD Dukung RUU Pidana LGBT Masuk Prolegnas
7 hours ago

Pengawasan Program MBG di Sampang Diperketat, Wabup: Penindakan Kewenangan BGN Pusat
5 hours ago

PCNU Sampang Salurkan Air Bersih ke 4 Desa Terdampak Kekeringan di Karang Penang
5 hours ago

PCNU Sampang Gelar Silaturahim dan Istighotsah Sambut Muktamar NU ke-35
5 hours ago

Dana DBHCHT Tahap Tiga di Sampang Belum Disalurkan
a day ago





