Ormas Gaib Desak PLN Benahi Tiang Miring dan Tegangan Turun
Ach. Mukrim - Thursday, 16 July 2026 | 06:48 AM


salsabilafm.com - Audiensi antara DPP Ormas Gaib Perjuangan dan PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kabupaten Sampang berlangsung memanas. Organisasi masyarakat tersebut mendesak perusahaan penyedia tenaga listrik milik negara itu segera membenahi tiang yang miring serta mengatasi persoalan tegangan yang kerap turun di sejumlah wilayah.
Ketua DPP Ormas Gaib Perjuangan, Habib Yusuf, mengatakan, pihaknya telah beberapa kali menyampaikan surat maupun laporan terkait kondisi jaringan listrik yang dinilai membahayakan masyarakat. Namun, tindak lanjut yang dilakukan masih belum maksimal.
"Jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki. Pencegahan harus menjadi prioritas," katanya, Kamis (16/7/2026).
Selain menyoroti kondisi tiang listrik yang miring, Yusuf juga menyampaikan keluhan masyarakat terkait tegangan listrik yang sering naik turun, terutama pada malam hari. Menurutnya, PLN seharusnya lebih aktif melakukan inspeksi dan pemeliharaan jaringan tanpa harus menunggu laporan dari warga.
Yusuf turut mengingatkan agar anggaran pemeliharaan jaringan digunakan sesuai peruntukannya. Dia menilai, kerusakan yang terus dibiarkan dapat memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pengawasan dan pelaksanaan pemeliharaan jaringan listrik.
Menanggapi kritik tersebut, Manager PLN ULP Sampang, Makhfud Rasidi mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelayanan kelistrikan di Kabupaten Sampang. Dia menegaskan semua masukan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Menurutnya, pekerjaan pembangunan maupun perbaikan jaringan harus melalui pengajuan ke UP3 Madura. Sebab, pelaksanaan proyek berada di bawah kewenangan unit tersebut.
"Sedangkan ULP Sampang berperan melakukan pengawasan serta mengusulkan kebutuhan pembangunan berdasarkan laporan masyarakat," jelasnya.
Dia juga menyebut sebagian titik yang mengalami tegangan listrik turun telah diusulkan untuk diperbaiki pada tahun ini maupun awal tahun depan, bergantung pada ketersediaan anggaran dan material. Pihaknya juga menepis anggapan adanya pungutan dalam pembangunan jaringan listrik.
"Kami menegaskan kembali seluruh pembangunan jaringan PLN tidak dipungut biaya. Kami mengimbau masyarakat segera melapor melalui kantor PLN atau aplikasi PLN Mobile apabila menemukan gangguan maupun kondisi jaringan yang membahayakan," pungkas Makhfud.(Mukrim)
Next News

Empat Pejabat Baru Sumenep Dilantik, Bupati Fauzi Titip Sejumlah PR Penting
16 hours ago

Antre Pertalite Berjam-jam, Puluhan Pemotor Pilih Berteduh Akibat Cuaca Panas
16 hours ago

Hanya Dihadiri 16 Anggota, Paripurna DPRD Sampang Kembali Ditunda
2 days ago

Gara-gara Minta Uang, Pria di Sampang Diduga Pukul Ibu hingga Bakar Rumah
2 days ago

Nahas! Pickup Tabrak Fuso Saat Diduga Menyalip, Tangan Pengemudi di Sampang Putus
2 days ago

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bangkalan
2 days ago

Dapur Rumah Warga Kowel Terbakar, Api Merembet hingga Separuh Bangunan Rumah
3 days ago

Demo Kejari Sampang, Massa Desak Kasus BLUD RSMZ Segera Dituntaskan
3 days ago

Kecelakaan Dua Motor di Omben Sampang, Satu Pengendara Meninggal Dunia
4 days ago

Wagub Emil Tegaskan Tak Ada Keracunan MBG
4 days ago



