Senin, 13 Juli 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Realisasi Retribusi Pasar di Sampang Baru Capai 24 Persen, 5 Pasar Jadi Sorotan

Ach. Mukrim - Monday, 13 July 2026 | 06:55 AM

Background
Realisasi Retribusi Pasar di Sampang Baru Capai 24 Persen, 5 Pasar Jadi Sorotan
Pasar Rong tengah, Sampang (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sampang dari sektor retribusi pasar masih jauh dari target. Hingga akhir Mei 2026 kemarin, penerimaan baru mencapai Rp1,4 miliar atau sekitar 24 persen dari target sebesar Rp5,9 miliar.


Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Sampang, Subairi, mengatakan, data realisasi hingga Juli masih dalam proses rekapitulasi. Karena itu, capaian yang telah dilaporkan baru sampai Mei.


"Meski masih di bawah target, capaian tahun ini lebih baik dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu," katanya, Senin (13/7/2026). 




Subairi menjelaskan, dari 28 pasar binaan Diskopindag, terdapat lima pasar yang realisasi retribusinya masih tergolong rendah. Kelima pasar tersebut yakni Pasar Omben, Torjun, Karangpenang, Batorasang, dan Srimangunan.


Menurutnya, rendahnya penerimaan di lima pasar tersebut dipengaruhi beberapa faktor. Di antaranya target retribusi yang cukup tinggi, rendahnya kepatuhan sebagian pedagang dalam membayar retribusi, serta masih adanya kios yang tutup sehingga tidak memberikan kontribusi terhadap penerimaan daerah.




"Sebagian pedagang masih mencicil pembayaran retribusi. Meski demikian, kami terus melakukan pemantauan dan penagihan agar kewajiban mereka dapat dipenuhi," jelasnya. 


Dia mengungkapkan, untuk meningkatkan realisasi PAD, Diskopindag secara rutin menggelar evaluasi bersama para koordinator pasar. Koordinator dari pasar yang capaian retribusinya masih rendah dipanggil setiap bulan guna membahas kendala di lapangan sekaligus menyusun langkah percepatan.


"Setiap bulan kami jadwalkan evaluasi. Koordinator pasar yang capaian PAD-nya masih rendah kami panggil untuk mencari solusi agar target penerimaan bisa tercapai," pungkasnya. (Mukrim)