Belum Ada Gedung, Siswa Baru SR Sumenep Akan Dialihkan ke Sampang
Redaksi - Friday, 22 May 2026 | 09:38 AM


salsabilafm.com - Siswa baru Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dipastikan akan belajar di Kabupaten Sampang pada tahun ajaran 2026/2027. Sebab, gedung permanen SRT di Sumenep belum dibangun.
Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Sumenep, Hairullah, mengatakan, informasi itu disampaikan Kementerian Sosial (Kemensos). Menurut dia, siswa baru tidak memungkinkan belajar di Sumenep karena fasilitas yang ada saat ini belum memadai.
"Untuk siswa baru tahun ajaran 2026/2027 akan dialihkan ke Sampang," kata, Jumat (22/5/2026).
Saat ini, kegiatan belajar mengajar SRT di Sumenep masih menumpang di gedung SKD milik Pemkab Sumenep. Gedung tersebut dipakai sementara sambil menunggu pembangunan sekolah permanen.
Namun, kapasitas gedung dinilai tidak cukup untuk menerima tambahan siswa baru. Sebabnya, Kemensos memutuskan siswa baru ditempatkan di gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Sampang.
"SRT di Sumenep yang pertama berjalan di Madura. Dari empat kabupaten di Pulau Madura, program itu lebih dulu dimulai di Sumenep," tambahnya.
Hanya saja, lanjut Hairullah, kesiapan lahan pembangunan sekolah permanen justru lebih cepat di Kabupaten Sampang.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep, Abd Rahman Riadi, mengatakan, pembangunan gedung permanen SRT di Sumenep belum bisa dimulai dalam waktu dekat. Menurut dia, pembangunan baru direncanakan pada triwulan ketiga tahun ini atau sekitar September 2026.
"Perkiraan September baru mulai pembangunan," ujar Rahman.
Rahman menjelaskan, lahan yang disiapkan untuk pembangunan masih berstatus Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
Karena itu, pemerintah masih harus menyelesaikan proses administrasi dan menunggu rekomendasi dari Kementerian Pertanian. Lahan seluas 10 hektar tersebut berada di Desa Patean, Kecamatan Batuan.
"Proses legalisasi lahannya berjalan," pungkas dia. (*)
Next News

30 Siswa Sekolah Rakyat Pamekasan Bakal Ditempatkan di Sampang
12 hours ago

Mobil Dinas Diduga Dipakai Warga Sipil, Begini Tanggapan Kepala Bapperida Pamekasan
12 hours ago

Kunjungi KPID Jatim, Salsabila FM Perkuat Komitmen Penyiaran Sehat dan Transformasi Digital
12 hours ago

Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Konsen Hari Bhayangkara
2 days ago

Pemkab Pamekasan Perbaiki Data Penerima Bansos PKH, Kadinsos: 45 Persen Salah Sasaran
2 days ago

BGN Batasi Maksimal 6 Dapur MBG Per Kecamatan, Ini Kata Korwil SPPG Sumenep
2 days ago

Satgas MBG Bangkalan: Per Hari Ini Ada 14 Dapur Berhenti Sementara
2 days ago

Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Sampang Kosong, BKPSDM Tunggu Proses dan Kemampuan Anggaran
2 days ago

PKL di Sampang Akan Dikenakan Retribusi, Proyeksi PAD Capai Rp32,1 Juta
2 days ago

Isi BBM Subsidi ke Jeriken Tak Sesuai Barcode, SPBU di Sampang Disanksi Pertamina
a day ago




