Polisi Siagakan 5 Pos Mudik Lebaran di Sampang, Imbau Pengendara Istirahat Jika Ngantuk
Ach. Mukrim - Saturday, 14 March 2026 | 08:02 AM


salsabilafm.com - Menghadapi lonjakan pemudik pada musim Lebaran tahun 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Sampang menyiagakan lima pos pengamanan dan pelayanan.
Strategi ini diambil guna mengantisipasi kepadatan arus mudik serta memberikan fasilitas istirahat bagi pengendara yang melintasi wilayah Madura.
Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sulaiman, menyatakan, dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 pihaknya menerjunkan total 127 personel gabungan yang akan bertugas selama 13 hari masa operasi, terhitung sejak 13 hingga 25 Maret 2026.
Personel yang dilibatkan dalam operasi ini merupakan tim gabungan dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pramuka, Tenaga Kesehatan, serta mitra Senkom.
"Kami menyiapkan tiga Pos Pengamanan (Pospam), satu Pos Pelayanan (Posyan), dan satu Pos Terpadu untuk melayani para pemudik," katanya, Sabtu (14/3/2026).
Sulaiman mengungkapkan, penjagaan dimulai dari pintu masuk barat di Pospam Jrengik sebagai filter utama arus mudik, hingga pengamanan di jalur lintas selatan melalui Pospam Camplong yang dikenal rawan kepadatan.
Tak hanya di jalur utama, polisi juga menyiagakan Pospam Lon Malang, Sokobanah untuk memantau pergerakan pemudik di wilayah Pantai Utara (Pantura).
Sementara itu, pusat pelayanan dipusatkan di Terminal Trunojoyo, dengan Pos Terpadu di depan Alun-alun Trunojoyo yang berfungsi sebagai jantung koordinasi.
"Untuk tiga Pospamnya ada di Jrengik, Camplong, dan Lon Malang Sokobanah. Yang keempat Pos Pelayanan di Terminal Trunojoyo, dan Pos Terpadu di depan Alun-alun Trunojoyo," jelasnya.
Sulaiman menekankan, Pos Terpadu di Alun-alun Trunojoyo menjadi titik dengan fasilitas terlengkap. Tak hanya sebagai tempat istirahat, pos ini dirancang ramah keluarga untuk melepas penat setelah perjalanan jauh.
"Di Pos Terpadu, kami sediakan fasilitas mulai dari tempat bermain anak-anak, ruang istirahat, minuman gratis, hingga akses internet," tuturnya.
Dia mengimbau para pemudik, khususnya pengguna sepeda motor, untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah. "Silakan manfaatkan pos kami. Kalau mengantuk atau lelah, istirahat adalah pilihan terbaik untuk menghindari kecelakaan," tambah Sulaiman.
Dia menegaskan, dalam Operasi Ketupat 2026 ini, Polres Sampang menegaskan komitmennya untuk mengedepankan pendekatan humanis. Pihak kepolisian memastikan tidak akan melakukan tindakan penilangan terhadap pelanggar lalu lintas selama masa mudik berlangsung.
Menurutnya, petugas di lapangan akan lebih fokus pada pengaturan arus kendaraan dan pemberian edukasi bagi masyarakat yang melakukan pelanggaran ringan, seperti tidak menggunakan helm atau berboncengan lebih dari dua orang.
"Operasi ini murni untuk pelayanan masyarakat. Kami tidak melakukan penilangan, fokus kami adalah memastikan semua pemudik sampai di tujuan dengan selamat dan lancar," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Hanya Dihadiri 16 Anggota, Paripurna DPRD Sampang Kembali Ditunda
17 hours ago

Gara-gara Minta Uang, Pria di Sampang Diduga Pukul Ibu hingga Bakar Rumah
21 hours ago

Nahas! Pickup Tabrak Fuso Saat Diduga Menyalip, Tangan Pengemudi di Sampang Putus
21 hours ago

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bangkalan
21 hours ago

Dapur Rumah Warga Kowel Terbakar, Api Merembet hingga Separuh Bangunan Rumah
2 days ago

Demo Kejari Sampang, Massa Desak Kasus BLUD RSMZ Segera Dituntaskan
2 days ago

Kecelakaan Dua Motor di Omben Sampang, Satu Pengendara Meninggal Dunia
3 days ago

Wagub Emil Tegaskan Tak Ada Keracunan MBG
3 days ago

500 Santri Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo Sebut 31 SPPG Tak Berizin
3 days ago

Update Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo: 500 Pasien Ditangani di 8 Rumah Sakit
3 days ago



