Polisi Kembalikan Emas 26 Gram ke Keluarga Korban Jambret yang Tewas di Pamekasan
Redaksi - Saturday, 24 January 2026 | 12:30 PM


salsabilafm.com - Sebanyak tiga gelang emas rantai durian seberat 26,310 gram diterima oleh salah satu keluarga nenek Sumriyeh (60), korban jambret yang tewas saat mengejar pelaku. Penyerahan dilakukan oleh Unit Pidana Umum Polres Pamekasan pada Kamis (23/1/2026).
Diketahui, nenek Sumriyeh meninggal usai jadi korban penjambretan karena sepeda motor yang dikendarainya mengalami kecelakaan di Desa Plakpak, Kecamatan Pengantenan, Kabupaten Pamekasan pada Rabu, 7 Januari 2026 lalu.
Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama mengatakan, setelah polisi berhasil menangkap pelaku inisial UA (36), langsung dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi.
"Sehingga barang bukti kami serahkan kembali kepada pihak keluarga sebanyak 26,310 gram emas yang sempat dirampas pelaku," kata Ipda Yoni Evan, Jumat (23/1/2026).
Dia menjelaskan, pelaku terekam CCTV melakukan aksi kejahatan. Korban dipepet saat mengendarai sepeda motor bersama dua cucu dan anak kandungnya, Halimatus Sakdiyah (30). Saat itu, pelaku memepet korban M (27) yang sedang mengendarai sepeda motor sambil membonceng anggota keluarganya, dan secara paksa merampas gelang emas model rantai tiga durian yang dikenakan korban.
"Akhirnya, korban kecelakaan dan satu orang meninggal. Sementara empat korban dirawat di rumah sakit," ujarnya.
Yoni Evan mengatakan, tersangka UA yang merupakan warga Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, ditangkap tiga hari setelah kejadian
Bermodal rekaman CCTV dan informasi dari masyarakat tersangka diamankan di Sampang pada Sabtu, 10 Januari 2026. "Barang bukti emas berhasil diamankan bersamaan dengan tersangka di Sampang. Akhirnya kita kembalikan lagi kepada korban," katanya.
Polres Pamekasan pun mengimbau agar masyarakat agar masyarakat waspada saat di jalan. Terutama tidak memakai perhiasan berlebih yang memancing pelaku kejahatan beraksi.
"Hindari penggunaan perhiasan yang berlebihan. Sehingga tidak berpotensi terjadinya pencurian dengan kekerasan seperti yang dialami Sumriyeh dan keluarga," pungkas Yoni Evan. (*)
Next News

Sebut Nahdliyin Ada di Semua Partai, Prabowo Presiden: Belajar Politik dari NU
a day ago

Prabowo: NU Organisasi Agamis, Nasionalis, dan Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa
a day ago

Prabowo Heran Ekonomi Tumbuh tapi Rakyat Miskin Tambah: Ini Aneh, Anomali!
a day ago

Hujan Saat Kemarau Bulan Juni, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Jatim
a day ago

NU Tegaskan Dukungan kepada Presiden Selama Berpihak pada Kebaikan dan Rakyat
a day ago

Munas dan Konbes NU 2026 Ditutup di Bangkalan, Gus Yahya Tegaskan Komitmen NU untuk Bangsa
a day ago

Kunjungi Sampang, Prabowo Presiden Disambut Hangat Warga Madura
a day ago

Aset Tambang NU Dipastikan Milik Organisasi 100 Persen, Hasilnya untuk Kemaslahatan Umat
a day ago

PAD Persampahan di Sampang Capai 43 Persen, Target Rp600 Juta Bakal Terealisasi
a day ago

Kunjungi Sampang, Prabowo Resmikan Inpres Jalan Daerah 1.151 KM Seluruh Indonesia
a day ago





