Pikap Terbakar di Pamekasan, Pengendara Panik
Redaksi - Friday, 15 May 2026 | 07:19 AM


salsabilafm.com - Sebuah mobil pikap terbakar saat melintas di jalan raya Desa Nyalabuh Laok, Pamekasan, Kamis (14/5/2026) siang. Kebakaran yang muncul dari bagian bawah kendaraan itu sempat membuat panik pengendara lain yang melintas di lokasi.
Berdasarkan video yang beredar, api tampak muncul dari bagian bawah mesin mobil pikap yang berhenti di tepi jalan. Asap tebal membubung dari kolong kendaraan, sementara seorang pria yang diduga pengemudi berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya dibantu warga dan pengendara lain.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah cuaca panas dengan kondisi lalu lintas yang relatif sepi. Sejumlah pengendara tampak memperlambat laju kendaraan karena khawatir api semakin membesar.
Parto, perekam video kejadian itu mengatakan, kebakaran diduga dipicu kebocoran tangki kendaraan.
"Kejadian tadi sekitar pukul 13.00 WIB siang, tangkinya bocor kena rokok," terang Parto, Kamis (14/5/2026).
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran mobil tersebut. Namun dugaan sementara api muncul akibat kebocoran tangki bahan bakar.
Hingga kini belum ada laporan terkait korban jiwa maupun besaran kerugian akibat kejadian itu. Sementara itu, pihak kepolisian mengaku masih melakukan pengecekan terkait peristiwa kebakaran kendaraan tersebut.
"Oke saya cek ke kapolsek," kata Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama.
Warga diimbau segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila menemukan kendaraan mengalami kebakaran agar api tidak meluas dan membahayakan pengguna jalan lain. (*)
Next News

Permintaan Naik, Pemkab Bangkalan Genjot Budidaya Lele untuk Program MBG
14 hours ago

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ratusan Pohon Ditanam di SGMRP Pamekasan
14 hours ago

84 Siswa SMA di Bangkalan Keracunan MBG, 12 Masih Dirawat di Puskesmas
14 hours ago

Polisi Tegaskan Kasus Tindak Pidana Seksual Tidak Bisa Dimediasi dan Dihentikan
14 hours ago

Lantik Direktur Baru, Bupati Sampang: RSMZ Harus Jadi Rumah Sakit Kebanggaan
15 hours ago

Operasi Patuh Semeru 2026 di Sumenep, 7 Pelanggaran Jadi Prioritas
15 hours ago

Kemenhaj Sumenep Imbau Konvoi Penjemputan Jemaah Haji Tidak Dilakukan Berlebihan
15 hours ago

SPMB 2026 di Sumenep, KPK Sebut Jalur Prestasi dan Domisili Rawan Dimanipulasi
15 hours ago

Dinilai Belum Layak, Lapangan Karapan Sapi Sampang Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Presiden
15 hours ago

FIFA Larang Penonton Bawa Botol Air ke Stadion Piala Dunia 2026
15 hours ago





