Pemerintah Setop Impor Garam, Pemkab Sampang Tunggu Kebijakan Lebih Lanjut
Ach. Mukrim - Saturday, 15 February 2025 | 05:59 PM


salsabilafm.com – Pemerintah resmi menutup impor garam mulai 1 Januari 2025 lalu. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 126 Tahun 2022 tentang Percepatan Pergaraman Nasional. Namun, sampai saat ini kebijakan itu masih ditindaklanjuti ke pemerintah daerah termasuk Kabupaten Sampang.
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang Chairijah mengatakan, hingga kini, pihaknya masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat untuk menutup keran impor garam, khususnya di Kota Bahari.
"Kami masih menunggu kebijakan lebih lanjut," singkatnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kabid Perikanan dan Budidaya Dinas Perikanan (Diskan) Sampang Moh. Mahfud. Menurutnya, untuk menyetop impor garam. Pihaknya juga masih menunggu kebijakan dari pusat.
Mahfud menyebutkan, pembahasan mengenai impor garam dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan industri. Sementara saat ini, stok garam rakyat di Sampang terbilang aman.
"Mengenai kebijakan setop impor garam ini, kami masih menunggu kebijakan lanjutan dari pusat, karena itu kewenangannya pemerintah pusat. Kalau kebijakan tersebut sudah divalidasi, baru kami akan realisasikan sesuai dengan instruksi," sebutnya.
Apabila kebijakan setop impor garam resmi diterapkan, maka, lanjut Mahfud, daerah penghasil garam itu akan menjadi sumber utama pemasok garam. Pihaknya pun, perlu mempertimbangkan antara kebutuhan industri dan produksinya.
Sementara itu, salah satu pemilik lahan garam di Sampang Muhammad, menyambut baik adanya sinyal penyetopan impor garam. Dia berharap, harga garam rakyat akan lebih tinggi. "Kami berharap harga garam lokal ini bisa lebih stabil dan petani lebih sejahtera," harapnya. (Mukrim)
Next News

Pemkab Bangkalan Jamin Stok BBM Bersubsidi Aman
8 hours ago

Kecam Aksi Dukung MBG, PMII Sampang: Anak Bukan Alat Kepentingan
8 hours ago

PMI Bangkalan Dipulangkan, Meninggal Kecelakaan Lalu-lintas di Malaysia
8 hours ago

7 Siswa di Bangkalan Tak Lolos SPMB, Disdik: Nanti Ada Kesempatan Kedua
8 hours ago

Modernisasi Pertanian, Pemkab Sumenep Alokasikan Anggaran Rp1,9 Miliar
8 hours ago

Dukung Industri Tembakau, Pemkab Pamekasan Permudah Pengurusan izin Usaha Rokok
9 hours ago

Pendaftaran Duta Genre Sampang 2026 Resmi Dibuka, Ajak Remaja Jadi Agen Perubahan
12 hours ago

Penyaluran Bantuan Pokdakan di Sampang Molor, Terkendala Administrasi dan E-Katalog
14 hours ago

Menarik Perhatian, Pemuda di Sumenep Kenalkan Keris lewat Cerita Digital
a day ago

Siswa di Sumenep Wajib Belajar Bahasa Madura 2 Jam Setiap Pekan
a day ago





