Modernisasi Pertanian, Pemkab Sumenep Alokasikan Anggaran Rp1,9 Miliar
Redaksi - Saturday, 27 June 2026 | 07:24 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 miliar untuk memodernisasi alat-alat pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.
"Anggaran sebesar Rp1,9 miliar ini untuk membeli alat-alat mesin pertanian yang akan kami hibahkan kepada sejumlah kelompok tani yang ada di Sumenep," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep Chainur Rasyid, Jawa Timur, Jumat, (26/6/2026).
Dia menjelaskan, program bantuan hibah alat-alat mesin pertanian ini merupakan aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui wakil rakyat di DPRD Sumenep.
"Saat ini sudah memasuki tahap lelang dan bantuan ini ditargetkan bisa tersalurkan kepada para calon penerima pada Agustus 2026," katanya.
Juru bicara Komisi II DPRD Sumenep Juhari mengatakan, program bantuan alat-alat mesin pertanian itu merupakan bentuk respons nyata terhadap kebutuhan petani yang disampaikan kepada anggota dewan di berbagai daerah pemilihan.
"Jadi, bantuan alat-alat mesin pertanian yang disampaikan petani kepada kami di DPRD Sumenep lahir dari aspirasi masyarakat yang kami terima saat reses. Karena itu, kami berharap realisasinya tidak berlarut-larut agar manfaatnya segera dirasakan petani," katanya.
Dia meminta DKPP memastikan seluruh proses pengadaan berjalan sesuai aturan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.
Juhari menekankan pentingnya pengawasan dalam proses distribusi bantuan agar benar-benar diterima kelompok tani yang membutuhkan.
Karena itu dia berharap bantuan alat-alat mesin pertanian ini menjadi instrumen peningkatan produktivitas pertanian, bukan sekadar program pengadaan barang.
"Kami ingin bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh kelompok tani yang aktif. Jangan sampai alsintan hanya menjadi aset yang tidak digunakan secara maksimal. Pengawasan harus diperketat mulai dari proses pengadaan hingga penyaluran," pungkasnya. (*)
Next News

Maulid Nabi 2026 Ditetapkan Sebagai Libur Nasional, Cek Jadwal Lengkapnya
in 21 minutes

82 Desa di Pamekasan Terdampak Kekeringan, Pemkab Dropping Air Bersih
in 19 minutes

Ratusan Relawan Madura Akan Berangkat ke Jakarta Bela Program Prabowo
a day ago

Lapak Mewarnai di Alun-Alun Trunojoyo Sampang Jadi Ruang Kreativitas Anak
a day ago

Kemarau Ekstrem Jadi Berkah, Harga Tembakau Sampang Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
a day ago

Pemkab Sampang Minta KDKMP Dibangun di Lokasi Strategis dan Punya Akses Ekonomi
2 days ago

12 Kecamatan di Sampang Kering Kritis, Anggaran Rp75 Juta Hanya Cukup 1-2 Tangki Air per Desa
2 days ago

Kecelakaan Beruntun di Bangkalan, Pemotor Meninggal di Lokasi
2 days ago

Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 83 Orang
3 days ago

BMKG Catat 4.256 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2
3 days ago

