Lolos PIMNAS, Mahasiswa UNESA Asal Sampang Tetap Pilih Ambil Skripsi
Ach. Mukrim - Thursday, 26 June 2025 | 03:29 PM


salsabilafm.com – Faisol, mahasiswa jurusan Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), memutuskan untuk tetap menyelesaikan skripsinya meskipun bisa lulus tanpa skripsi. Sebab, Faisol telah lolos Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS). Ia ingin menunjukkan dedikasi dan kontribusi akademik melalui penelitiannya.
"Saya tahu ada kebijakan yang memungkinkan lulus tanpa skripsi. Tapi bagi saya, skripsi bukan hanya soal lulus, melainkan proses perjuangan, pembuktiaan, dan kontribusi akademik," kata Faisol, Kamis (26/5/2025).
Skripsi Faisol berjudul "Implementasi Kebijakan Sekolah Penggerak di SMPN 3 Camplong Kabupaten Sampang". Dengan judul itu, Faisol ingin memberi kontribusi nyata terhadap kemajuan pendidikan di daerah asalnya dengan meneliti kebijakan sekolah penggerak dan bagaimana implementasinya di lapangan.
"Dengan tetap mengambil skripsi, saya ingin menunjukkan bahwa anak daerah juga bisa bersaing dan berpikir kritis untuk kemajuan pendidikan, terutama di Madura," tambahnya.
Faisol berharap penelitiannya dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Madura. Ia juga ingin membuktikan bahwa menjadi mahasiswa bukan sekadar mengejar gelar, tetapi juga memperjuangkan nilai, prinsip, dan integritas akademik.
Keputusan Faisol mendapat banyak apresiasi dari dosen pembimbing, teman sejawat, maupun kalangan kampus. Mereka menganggap Faisol sebagai contoh mahasiswa yang memiliki semangat belajar dan kontribusi nyata yang tinggi.
Dosen pembimbing Faisol, Dr. Mufarrihul Hazin mengatakan, pilihan tersebut menjadi contoh bagi mahasiswa lain, khususnya dari daerah madura bahwa komitmen terhadap proses belajar dapat menjadi bentuk kontribusi yang lebih luas daripada sekadar memenuhi syarat kelulusan.
"Keputusan Faisol untuk tetap mengambil skripsi menunjukkan bahwa ia memiliki komitmen yang kuat terhadap pendidikannya dan ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," katanya.
Faisol menjadi inspirasi bagi banyak mahasiswa lainnya, terutama dari daerah, bahwa semangat belajar dan kontribusi nyata tak bisa digantikan oleh kemudahan semata. Ia menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, mahasiswa dapat mencapai kesuksesan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (Mukrim)
Next News

Terseret Kasus Dugaan Perselingkuhan, Kapus Robatal Sampang Terancam Dipecat
a day ago

Fasilitas Pantai Camplong Tak Terawat, Disporabudpar Soroti Tanggung Jawab Pengelola
a day ago

SDN di Bangkalan Bakal Dibongkar untuk Sekolah Rakyat, Siswa Belajar di Teras Rumah
a day ago

Pantai Slopeng Sumenep Dipilih Jadi Lokasi Puncak Hari Jadi Jatim ke-81
a day ago

Kadindik Jatim Nilai Wacana Tidak Otomatis Naik Kelas Dorong Murid Lebih Giat Belajar
16 hours ago

OTT di BNPB, KPK Amankan 14 Orang dan Sita Uang Rp1,4 Miliar
16 hours ago

Kecelakaan Innova Vs N-Max di Jalan Raya Camplong Sampang, 3 Orang Dilarikan ke RSUD
16 hours ago

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Penyuluh KB Sampang Salurkan 15 Tangki Air Bersih
2 days ago

KPM PKH Sampang Diminta Teken Pernyataan Bermaterai, Moh Hakim: Benar Ada Surat Tersebut
2 days ago

Dugaan TPPO PMI Asal Sampang: Dijanjikan Kerja di Dubai, Berakhir di Libya
2 days ago





