Ketua TP-PKK Bangkalan Siap Dukung Gua Sejuta Kelelawar Kajjan Menjadi Destinasi Wisata
SalsabilaNews - Sunday, 14 February 2021 | 02:51 PM



Ketua TP-PKK Bangkalan bersama para Pemuda Desa Kajjan
Upaya Pemerintah Desa Kajjan, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan untuk menjadikan Gua Sejuta Kelelawar sebagai salah satu destinasi wisata di Kota Dzikir dan Sholawat mendapat respon positif Ketua TP-PKK Bangkalan Ibu Zaenab Latif.
Gua Sejuta Kelelawar merupakan kekayaan alam desa Kajjan yang memiliki nilai historis dan spiritual bagi masyarakat lokal. Gua berusia puluhan tahun ini memiliki keindahan alami yang dapat dinikmati para pecinta alam.

Kepala Desa Kajjan bersama Ketua TP-PKK Bangkalan
Kepala Desa Kajjan, Ach. Muammar menyampaikan terimakasih terhadap Ketua TP-PKK Bangkalan Ibu Zaenab Latif yang berkenan bersepeda ke Kajjan dan mengunjungi Gua Sejuta Kelelawar.
"Alhamdulillah, Istri Bupati Bangkalan Ibu Zaenab Latif gowes ke Kajjen dan berkenan berkunjung ke Gua yang sangat ingin kami kembangkan sebagai destinasi wisata," ucapnya, Minggu (14/2/2021).
Pengembangan Gua Sejuta Kelelawar bertujuan untuk menopang perekonomian masyarakat serta menunjukkan bahwa desa Kajjan memiliki potensi luar biasa yang patut dikembangkan.
Menurutnya, dengan sedikit sentuhan seperti adanya perbaikan jalan dan lampu penerangan, ia yakin Gua Sejuta Kelelawar mampu menyaingi keindahan Gua Maharani di Lamogan.
"Saya berharap kedepannya Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan Investor serta pengusaha mau melirik Gua yang ada di Desa kami sejak Ir Soekarno belum menjabat sebagai Presiden Indonesia," harapnya.

Ketua TP-PKK Bangkalan ditemani Juru Kunci Gua Sejuta Kelelawar
Menanggapi hal tersebut, Ketua TP-PKK Bangkalan Ibu Zaenab Latif mengatakan bahwa pihaknya siap membantu upaya Pemerintah Desa Kajjan untuk menjadikan Gua Sejuta Kelelawar sebagai destinasi wisata.
Setelah melakukan kunjungan, Istri Bupati Bangkalan itu menilai bahwa Gua Sejuta Kelelawar sangat eksotis dan indah serta sangat patut dinikmati oleh wisatawan pencinta alam.
"Hanya pada saat kita memasuki medannya belum tentu semua bisa masuk. Jadi untuk para wisatawan medannya agak susah, tapi bagi pecinta alam ini sangat disuka amazing," ucapnya.
Kedepannya, dirinya bersama para Dewan Budaya dari tim penggerak PKK Kabupaten dan Kecamatan serta Pemerintah Desa Kajjan dan semua masyarakat khususnya para pemuda Kajjan siap melakukan perubahan.
"Saya menginginkan dan mengupayakan bahwa dari Bangkalan untuk Desa Kajjan supaya lebih berdaya lagi dalam hal perekonomian yaitu pengembangan Gua Sejuta Kelelawar," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

PCNU Sampang Minta Kejaksaan Tak Masuk Angin Tangani Kasus Rudapaksa Anak
2 months ago

Dinsos-PPA: Hasil Pemeriksaan Sementara Menunjukkan Korban Rudapaksa 27 Pelaku di Sampang Tidak Hamil
2 months ago

Kasus Rudapaksa Anak Jadi Alarm, MUI Sampang Desak Pemerintah Evaluasi Sistem Perlindungan Korban
2 months ago

Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual? Ini Langkah yang Perlu Diketahui
2 months ago

Hukuman Pelaku Rudapaksa Anak di Indonesia: Penjara, Kebiri Kimia hingga Gelang Elektronik
2 months ago

Owner Lyco Coffee Didenda Rp6 Juta dalam Sidang Tindak Pidana Ringan
4 months ago

Ratusan Santri dan Alumni Demo PN Sampang, Desak Terdakwa Penganiaya Guru Tugas Dihukum Maksimal
4 months ago

Korban Penganiayaan Guru Tugas di Sampang: Saya Diancam Akan Dibunuh Jika Melawan
4 months ago

Sidang Sering Molor, Profesionalitas PN Sampang Jadi Sorotan Publik
4 months ago

Mad Jari Divonis 6 Tahun, Kuasa Hukum Korban: Alhamdulillah, Alloh Berikan Jalan Keadilan
4 months ago





