Kemenag Akan Berantas Kekerasan di Lingkungan Pesantren
Redaksi - Wednesday, 23 September 2026 | 01:50 AM


salsabilafm.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama memberantas berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pondok pesantren.
Nasaruddin mengatakan Direktorat Jenderal Pesantren sebagai lembaga baru setingkat eselon I harus mampu mencegah kekerasan sekaligus memperkuat pendataan dan penertiban kelembagaan pesantren.
"Bagaimana menutup kemungkinan sama sekali terjadinya hal-hal yang kita tidak inginkan di pondok pesantren, seperti kekerasan dan macam-macam yang tidak enak didengar. Dengan demikian, kekerasan, apalagi kekerasan yang pernah menjadi viral itu, akan kita berantas," ujar Nasaruddin saat peluncuran logo dan tema Hari Santri 2026 di Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Ia meminta jajarannya memastikan lembaga yang menggunakan label pesantren benar-benar memenuhi standar yang ditetapkan. Menurutnya, pendataan diperlukan agar masyarakat dapat membedakan pesantren yang memenuhi ketentuan dengan lembaga yang hanya menggunakan nama pesantren.
Nasaruddin juga menyoroti penggunaan identitas kiai tanpa latar belakang sanad keilmuan yang jelas.
Selain Ditjen Pesantren, pengawasan juga akan melibatkan Majelis Masyayikh. Lembaga tersebut bertugas sebagai penjamin mutu eksternal pesantren sesuai amanat Undang-Undang Pesantren.
"Orang-orang yang kita pilih sebagai anggota Majelis Masyayikh yang akan ikut bersama-sama memberikan controlling atau direction terhadap pondok pesantren ini sudah kita bentuk," katanya.
Majelis Masyayikh telah memiliki sejumlah standar kompetensi untuk Ma'had Aly, pendidikan Mu'adalah, Mu'allimin, Salafiyah, serta pendidikan formal.(*)
Next News

Begini Penjelasan Polisi Soal Perusakan Indomaret di Pamekasan
5 hours ago

Mahfud MD: Pembentukan Wantimpres Prabowo Langgar Undang-Undang
5 hours ago

Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor Poin Debutan Honda Team Asia di Moto3
5 hours ago

Bertemu Presiden Mesir, Prabowo Ungkap Bahasa lndonesia Kini Diajarkan di Al-Azhar
5 hours ago

Polda Jatim Sita 4,7 Juta Butir Obat Keras Selama Januari-September 2026
5 hours ago

Tangani Bencana Kekeringan, Pemkab Sampang bersama SKK Migas Jabanusa - HCML Bantu Air Bersih
a day ago

Kecelakaan di JLS Sampang, 1 Orang Meninggal Dunia
a day ago

9 Nelayan Sumenep Ditahan Otoritas Australia, 2 Dikarantina karena Sakit
a day ago

Tanggapi Pembongkaran Paksa Minimarket di Pamekasan, Begini Penjelasan Emil Dardak
a day ago

Saksikan Ibunya Diancam dengan Celurit, Anak 8 Tahun di Pamekasan Alami Trauma
a day ago





