Jelang Mudik Lebaran, Pemkab Bangkalan Akan Dirikan Pos Pantau di Titik Rawan Kemacetan
Redaksi - Monday, 09 March 2026 | 09:08 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Bangkalan telah memetakan titik-titik rawan kemacetan saat arus mudik Lebaran 2026.
Kabid Lalu Lintas dan Angkutan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangkalan, Naufal Farizi mengatakan, pihaknya akan mendirikan pos di lokasi-lokasi yang rawan kemacetan.
"Rencana akan kami buka pos pantau. Ada tiga titik utama di Pelabuhan Kamal, Petapan dan di Alun-alun kota. Namun, selain itu ada juga tambahan di Tanah Merah dan Bancaran," katanya, Senin, (9/3/2026).
Saat ini, belum ada kenaikan arus lalu lintas di Kabupaten Bangkalan. Biasanya, arus mudik akan terlihat mulai H-7 Lebaran dan puncaknya pada H-2 sebelum Lebaran.
Meski begitu, petugas terus memantau mobilitas masyarakat melalui CCTV yang dipasang di sejumlah titik jalan.
"Sampai saat ini masih belum ada pergerakan yang signifikan," jelasnya.
Selain menyiapkan pos pemantauan, petugas juga akan segera melakukan ramp check dalam waktu dekat. Ramp check akan menyasar sejumlah kendaraan besar yang melintas di Bangkalan.
"Itu sekaligus untuk meminimalisasi terjadinya kecelakaan jelang Lebaran," pungkasnya. (*)
Next News

LPG 3 Kg di Pamekasan Langka, Pemkab Duga Akibat Ulah Oknum Pengecer
a day ago

Nelayan Bangkalan Ditemukan Tewas, Tinggalkan Perahu Penuh Ikan
a day ago

Polda Jatim Jemput BB Kokain Seberat 27,83 Kilogram Temuan Warga Kepulauan Sumenep
a day ago

Kesiapan Capai 90 Persen, 618 Jemaah Calon Haji Sampang Dipastikan Berangkat 8 Mei 2026
a day ago

Perluas Akses Layanan Kesehatan, Bupati Sampang Resmikan Puskesmas Karang Penang
a day ago

Pengujian Beban, Jembatan Suramadu Ditutup Sementara
a day ago

Kecelakaan Maut di Jalan Jaksa Agung Suprapto Sampang, Seorang Pemotor Meninggal Dunia
a day ago

Truk Box Muatan Rokok Ilegal Terguling di Sampang
a day ago

Antisipasi Kemarau Panjang, BPBD Pamekasan Imbau Warga Hemat Air dan Waspada Kebakaran
20 hours ago

LPG 3 Kg Langka di Sumenep, Harga Tembus Rp30 Ribu di Kepulauan
20 hours ago




