Jaga Keamanan Kampung, Pengurus Ranting NU Mandangin Tengah Gelar Ronda Malam
Redaksi - Sunday, 08 November 2026 | 03:30 AM


salsabilafm.com - Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Pulau Mandangin Tengah (RAMAH) Kecamatan/Kabupaten Sampang, tengah menggiatkan ronda malam. Tujuannya untuk menjaga keamanan kampung dari aksi pencurian. Kegiatan tersebut dilakukan secara bergilir setiap malam.
Pemuda Ansor, Banser, hingga tokoh masyarakat ikut terlibat dalam patroli keliling kampung tersebut. Sedangkan pos jaga dan pemantauan di tempatkan titik-titik rawan yang berada di kampung tersebut.
Ketua Pengurus Ranting NU Pulau Mandangin Tengah, Sohibul Kahfi Z mengatakan, ronda malam digalakkan menyusul adanya keresahan warga terkait maraknya aksi pencurian di beberapa rumah dalam beberapa pekan terakhir.
"Kami tidak ingin warga selalu merasa khawatir, makanya pengurus NU mengajak semua elemen untuk kembali menghidupkan ronda keamanan, karena ini tanggung jawab bersama," ujarnya, Sabtu (8/11/2026) malam.
Menurutnya, selain patroli pengurus NU juga mengimbau agar warga lebih waspada dengan cara mengunci pintu dan jendela, dan tidak meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
"Kita harus bersama menjaga keamanan kampung dan segera melaporkan jika melihat orang asing yang mencurigakan," tegas Sohib.
Salah satu warga yang enggan disebut namanya mengaku bersyukur dengan adanya ronda malam oleh pengurus NU. Sebab, lingkungan kampung warga terasa lebih tenang sejak ronda malam diaktifkan.
"Sekarang kalau setiap malam kondisi kampung lebih ramai dan nyaman karena ada yang jaga. Saya juga bisa tidur nyenyak dan tidak perlu merasa khawatir berlebihan," katanya.
Rais Syuriyah Pengurus Ranting NU Mandangin Tengah, Kiai Misbahul Munir menyatakan, ronda malam bukan hanya soal menjaga dari maling, tetapi juga menjaga silaturahmi antar warga mandangin.
"Alhamdulillah saat ini situasi di pulau terasa mulai kondusif, ronda malam ini juga berkoordinasi dengan aparat desa setempat agar pengamanan berjalan lebih maksimal," ujarnya.
Pengurus Ramah NU Mandangin berharap kegiatan ronda ini tidak hanya sementara, namun bisa menjadi budaya gotong-royong yang terus dijaga di pulau Mandangin.
"Warga Desa Pulau Mandangin dikenal dengan keakraban yang kuat dan rasa memiliki, ini harus tetap dijaga untuk diwariskan ke anak cucu kita nanti," pesan Kiai Misbahul. (Ali)
Next News

Bareskrim Polri Dalami Dugaan Makar dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
13 hours ago

Kapolri Luncurkan Aplikasi I-GHAS 24/7, Perketat Pengawasan Buronan di Perbatasan
13 hours ago

Bangunan KDKMP di Pamekasan Jauh dari Permukiman, Dandim: Di Lokasi Itu Akan Bangun Pesantren
a day ago

Perahu Angkut Rombongan Santri Terbalik di Sumenep, Tidak Ada Korban Jiwa
a day ago

Madura United Kalahkan Arema FC 3-0
a day ago

Kasus Digitalisasi SPBU, KPK Sebut Bobby Rasyidin Kooperatif karena Kembalikan Uang Rp2 Miliar
a day ago

Pemerintah Tingkatkan Status PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
a day ago

Tanam Pohon di Ponpes Assirojiyyah Kajuk, Kapolres Sampang Ajak Santri Peduli Lingkungan
a day ago

Berteduh di Gubuk Sawah, Petani di Bangkalan Meninggal Dunia Tersambar Petir
a day ago

Petani di Sumenep Ditangkap, Diduga Sediakan Tempat Judi Togel
2 days ago





