Rabu, 4 November 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Dinkes Sampang Gelar Gerakan Aksi Ibu Hamil, Dorong Persalinan Aman dan Bayi Sehat

Redaksi - Wednesday, 04 November 2026 | 04:58 AM

Background
Dinkes Sampang Gelar Gerakan Aksi Ibu Hamil, Dorong Persalinan Aman dan Bayi Sehat
Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang menggelar Gerakan Aksi Ibu Hamil sebagai upaya mendorong penerapan pola hidup sehat bagi ibu dan calon bayi. (Istimewa/)

salsabilafm.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang menggelar Gerakan Aksi Ibu Hamil Sehat, Rabu (4/11/2026). Kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat selama masa kehamilan.


Aksi tersebut merupakan bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017. Melalui gerakan ini, ibu hamil didorong untuk rutin memeriksakan kesehatan, melakukan aktivitas fisik, serta membiasakan konsumsi sayur dan buah. 


Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes KB Sampang, Agus Mulyadi, mengatakan, gerakan tersebut bertujuan mendorong ibu hamil agar tetap sehat selama kehamilan, menjalani persalinan dengan aman, serta melahirkan bayi yang sehat dan produktif.




"Kita berharap ibu hamil di Kabupaten Sampang bisa sehat, kemudian melahirkan juga aman. Selanjutnya, bayi-bayi yang dilahirkan juga sehat dan produktif," ujarnya.


Kegiatan tersebut melibatkan perwakilan lima Puskesmas. Masing-masing Puskesmas mengirimkan tiga petugas, meliputi bidan koordinator, tenaga gizi, dan petugas promosi kesehatan. Sejumlah ibu hamil dari wilayah sekitar, di antaranya Banyuanyar, Kamuning, dan Pangarengan, turut mengikuti kegiatan tersebut.




Agus menjelaskan, edukasi kepada ibu hamil juga akan dilanjutkan melalui kelas ibu hamil yang telah berjalan di sejumlah wilayah. Kelas tersebut menjadi sarana untuk memberikan pengetahuan dan mempersiapkan ibu dalam menjalani masa kehamilan.


"Melalui kelas ibu hamil, mereka bisa mendapatkan pengetahuan dan persiapan selama kehamilan, sehingga dapat menjaga kesehatan ibu dan bayi," jelasnya.


Dia berharap, gerakan tersebut tidak hanya diikuti oleh sebagian kecil ibu hamil, tetapi dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Sampang. Penyebarluasan informasi melalui kegiatan promosi kesehatan dan media sosial dinilai penting agar pesan yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan.




"Harapannya, gerakan ini bisa menyebar luas. Bukan hanya satu atau dua ibu hamil, tetapi seluruh ibu hamil di Kabupaten Sampang bisa menerima informasi, memahami, dan mempraktikkan pola hidup sehat selama kehamilan," pungkasnya. (Syi)