Inspektorat Minta Masyarakat Aktif Awasi Dana Desa
Syabilur Rosyad - Tuesday, 12 May 2026 | 12:42 PM


salsabilafm.com - Peran masyarakat dalam mengawasi penggunaan dana desa dinilai sangat penting untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
Hal itu disampaikan oleh Inspektur Inslektorad Kabupaten Sampang Ariwibowo Sulistyo dalam talkshow bertema "Peran Pengawasan Inspektorat dalam Mewujudkan Tata Kelola Desa yang Transparan", Senin (11/5/2026).
Ariwibowo mengatakan, pengawasan tidak hanya menjadi tugas Inspektorat maupun aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat sebagai bentuk kontrol sosial.
"Dana desa ini bersumber dari negara dan digunakan untuk kepentingan masyarakat. Maka masyarakat juga harus ikut aktif mengawasi agar penggunaannya benar-benar tepat sasaran," katanya.
Dia menjelaskan, keterbukaan informasi di desa menjadi salah satu kunci untuk mencegah potensi penyimpangan anggaran. Pemerintah desa diminta transparan terkait program pembangunan maupun penggunaan anggaran yang dijalankan.
"Kalau masyarakat tahu program dan anggarannya, maka pengawasan akan berjalan lebih baik. Transparansi itu penting agar tidak menimbulkan kecurigaan ataupun persoalan di kemudian hari," ujarnya.
Ariwibowo juga menegaskan, Inspektorat tidak hanya menjalankan fungsi pemeriksaan, tetapi juga melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pemerintah desa agar administrasi dan pengelolaan anggaran sesuai aturan.
"Pengawasan itu bukan semata mencari kesalahan, tetapi bagaimana mencegah agar tidak terjadi pelanggaran," tegasnya.
Dalam talkshow tersebut turut dibahas sejumlah persoalan yang masih sering ditemukan di desa. Mulai dari administrasi yang belum tertib hingga lemahnya pemahaman aparatur desa terhadap regulasi pengelolaan keuangan.
"Kami berharap sinergi antara pemerintah desa, Inspektorat, dan masyarakat serta rekan media dapat terus diperkuat demi menciptakan tata kelola desa yang bersih serta pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Sampang," pungkasnya. (Syad)
Next News

Permintaan Naik, Pemkab Bangkalan Genjot Budidaya Lele untuk Program MBG
14 hours ago

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ratusan Pohon Ditanam di SGMRP Pamekasan
14 hours ago

84 Siswa SMA di Bangkalan Keracunan MBG, 12 Masih Dirawat di Puskesmas
14 hours ago

Polisi Tegaskan Kasus Tindak Pidana Seksual Tidak Bisa Dimediasi dan Dihentikan
14 hours ago

Lantik Direktur Baru, Bupati Sampang: RSMZ Harus Jadi Rumah Sakit Kebanggaan
14 hours ago

Operasi Patuh Semeru 2026 di Sumenep, 7 Pelanggaran Jadi Prioritas
14 hours ago

Kemenhaj Sumenep Imbau Konvoi Penjemputan Jemaah Haji Tidak Dilakukan Berlebihan
15 hours ago

SPMB 2026 di Sumenep, KPK Sebut Jalur Prestasi dan Domisili Rawan Dimanipulasi
15 hours ago

Dinilai Belum Layak, Lapangan Karapan Sapi Sampang Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Presiden
15 hours ago

FIFA Larang Penonton Bawa Botol Air ke Stadion Piala Dunia 2026
15 hours ago





