Jumat, 27 Maret 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Identitas Terungkap, Mr. X Korban Kecelakaan Alun-Alun Trunojoyo Ternyata Warga Robatal

Ach. Mukrim - Friday, 27 March 2026 | 12:52 PM

Background
Identitas Terungkap, Mr. X Korban Kecelakaan Alun-Alun Trunojoyo Ternyata Warga Robatal
saat keluarga jenguk korban. (Humas RMSZ untuk Salsabilafm/)

salsabilafm.com - Teka-teki identitas pria tanpa identitas (Mr. X) yang kritis akibat kecelakaan di depan Alun-Alun Trunojoyo akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Madi (55), seorang petani asal Desa Mongging, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang.


Pihak keluarga berhasil mengenali korban setelah informasi mengenai ciri-ciri fisik dan pakaian korban tersebar luas melalui Radio Salsabilafm. Keluarga korban tiba untuk mendampingi korban di RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ) pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.


Kasi Humas RSUD dr. Mohammad Zyn, Amin Jakfar Sadik, mengonfirmasi, korban dievakuasi ke rumah sakit pada pukul 01.40 WIB dini hari. Saat tiba, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dan berdasarkan hasil pemeriksaan medis korban didiagnosis mengalami Gegar Otak Berat (GOB). 




"Pasien diantar oleh warga, bukan oleh penabrak. Kondisinya saat tiba mengalami gegar otak berat," katanya, Jumat (27/3/2026).


Amin menambahkan, saat dievakuasi korban tidak membawa kartu identitas apa pun. Petunjuk awal hanya berupa kemeja cokelat krem merek "Oakley", peci putih, serta sarung bermotif warna hitam, biru, dan cokelat. Dia menjalani perawatan intensif tanpa didampingi keluarga karena tidak adanya kartu identitas yang ditemukan di lokasi kejadian.




"Namun, berkat bantuan teman-teman media, khususnya Salsabila FM, keluarga korban akhirnya dapat ditemukan," ucap Amin.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengaku telah menerima laporan resmi terkait kecelakaan tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif di lokasi kejadian dan belum bisa menyimpulkan bahwa insiden tersebut merupakan aksi tabrak lari.


"Kami belum bisa memastikan itu tabrak lari, sebab sejauh ini belum ada saksi yang menyatakan secara pasti bahwa korban merupakan korban tabrak lari," katanya.




Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pendalaman dengan mencari bukti-bukti pendukung di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).


"Kami tetap menyelidiki kejadian tersebut dengan mencari rekaman CCTV di sekitar TKP dan mencari saksi-saksi yang keterangannya dapat dipertanggungjawabka," pungkasnya. (Mukrim)