Pembinaan Petugas Haji di Sektor 2 Makkah Tekankan Kesiapan Layanan Jelang Puncak Ibadah
Ach. Mukrim - Friday, 15 May 2026 | 07:10 AM


salsabilafm.com - Pembinaan petugas haji Sektor 2 Makkah digelar di Musholla L1, Hotel 206 Emaar Al Taqwa, dengan fokus penguatan koordinasi layanan dan kesiapan petugas menghadapi puncak ibadah haji.
Kegiatan ini diikuti unsur petugas kloter, KBIHU, serta tenaga kesehatan, termasuk Ketua Kloter SUB 67 Muhaimin, Pembimbing Ibadah Kloter SUB 67 Gus Widad, dan Dokter Kloter SUB 67 dr. Andita. Jemaah haji asal Sampang yang tergabung dalam Kloter SUB 67 juga berada dalam layanan sektor tersebut.
Sejumlah pejabat penyelenggara haji nasional turut memberikan pembinaan, di antaranya Direktur Jenderal Pelayanan Haji dan Umrah, Kepala Daerah Kerja Makkah, Kepala Bidang Media Center Haji, Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Haji, Kepala Seksi Perlindungan Jamaah, serta Kepala Seksi Kesehatan Haji.
Muhaimin mengungkapkan, dalam arahannya para narasumber menekankan pentingnya kesiapan petugas dalam menghadapi mobilitas besar jemaah pada fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Direktur Jenderal Pelayanan Haji dan Umrah menegaskan bahwa kualitas layanan lapangan menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji.
"Petugas harus memastikan seluruh layanan berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi, terutama menjelang puncak ibadah haji yang membutuhkan kesiapan ekstra," kata Muhaimin.
Bukan hnya itu, lanjutnya, Kepala Daerah Kerja Makkah menyoroti pentingnya sinergi antarpetugas sektor dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan jemaah.
"Koordinasi antar sektor dan kloter adalah kunci. Kita harus satu langkah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah," lanjutnya.
Dari sisi pelayanan kesehatan, Kepala Seksi Kesehatan Haji tadi juga menekankan kesiapsiagaan menghadapi potensi kelelahan dan risiko kesehatan jemaah.
"Kami meminta seluruh petugas kesehatan untuk lebih aktif melakukan pemantauan jemaah, terutama pada kelompok rentan," ucapnya.
Dia menambahkan, Kepala Seksi Perlindungan Jamaah mengingatkan pentingnya respons cepat terhadap berbagai situasi darurat di lapangan.
"Perlindungan jemaah adalah prioritas. Setiap laporan harus ditindaklanjuti secepat mungkin," tegasnya.
"Kegiatan pembinaan ini sangat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kapasitas petugas, khususnya dalam memastikan pelayanan kepada jemaah haji Indonesia, termasuk rombongan asal Sampang, berjalan optimal menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
16 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
16 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
17 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
17 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
17 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
17 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
17 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
17 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
17 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





