Harga Thinwall di Sumenep Naik 100 Persen, Diduga Imbas Konflik Timur Tengah
Redaksi - Monday, 06 April 2026 | 07:20 AM


salsabilafm.com - Dalam sebulan terakhir, harga plastik dan thinwall di Kabupaten Sumenep, naik tajam hingga 100 persen. Tak sampai di situ, stok barang juga mulai langka, terutama dalam sepekan terakhir.
Naiknya sejumlah produk berbahan baku plastik tersebut diduga akibat dampak konflik di Timur Tengah.
Mufti, pedagang plastik di Kecamatan Gapura, mengatakan, kenaikan paling tinggi terjadi pada thinwall. Harga thinwall per kardus yang sebelumnya Rp210.000, kini naik menjadi Rp410.000. "Naiknya sampai 100 persen. Sekarang juga barangnya sulit didapat, terutama thinwall," kata Mufti, Senin (6/4/2026).
Mufti menyebut, kelangkaan thinwall sudah terjadi sekitar satu minggu terakhir. Akibatnya, pedagang kesulitan memenuhi permintaan pelanggan. Selain thinwall, harga plastik juga ikut naik. Plastik merek wayang yang biasanya dijual Rp35.000 per pack, kini tembus Rp 55.000.
"Naiknya sekitar Rp 20.000, hampir semua ukuran ikut naik," tambahnya.
Meski harga melonjak, menurut Mufti, penjualan masih berjalan. Namun, banyak pembeli mengeluhkan kenaikan yang dinilai terlalu tinggi.
"Pembeli tetap ada, tapi banyak komplain karena naiknya signifikan," jelas dia.
Pedagang lain, Hamidi, menduga kenaikan ini dipicu konflik di Timur Tengah yang berdampak pada distribusi bahan baku. Kenaikan harga, kata dia, sudah mulai terjadi sejak sekitar satu bulan lalu.
"Mungkin ini efek konflik Timur Tengah. Hampir semua daerah juga naik," tuturnya.
Hamidi menjelaskan, biasanya harga di Sumenep mengikuti kota besar seperti Malang sebagai pusat distribusi. Ketika harga di sana naik, daerah lain ikut terdampak. "Semuanya di sini pasti ikut," ungkapnya.
Selain itu, harga kardus juga ikut naik. Namun, kenaikan tersebut diduga karena pedagang memanfaatkan momentum kenaikan harga barang lain.
"Kardus juga naik, kemungkinan sekalian ikut momentum," pungkasnya. (*)
Next News

Ampas Demo PT Garam, Jalur Nasional Macet
8 hours ago

Warga Ancam Lapor Polisi Jika Masalah Air PDAM Sampang Tak Kunjung Tuntas
10 hours ago

Sidak Desa Baruh, DPRD Sampang Temukan Water Meter Bermasalah hingga Air Tak Mengalir
14 hours ago

42 Pelajar Terpilih Jadi Paskibraka Sampang 2026, 2 Anggota Wakili Jawa Timur
14 hours ago

Satpol PP Sampang Tertibkan Reklame Tak Berizin, Dorong Peningkatan PAD
14 hours ago

Bantah Pembangunan KDKMP Tak Libatkan Warga Lokal, Dandim 0828: Pekerjanya Tukang Sampang
14 hours ago

Rumput Lapangan SKEP Bangkalan Terbakar, Ini Penyebabnya
14 hours ago

Diduga Akibat Tersinggung, Pemilik Bengkel di Bangkalan Ditusuk Pemulung
15 hours ago

Ayah Tewas Dimassa, Anak Terduga Pencuri Ayam di Bali Nangis Histeris
8 hours ago

Ketua PCNU Sampang Tekankan Fatayat NU Perkuat Kaderisasi dan Jaga Nilai Aswaja
9 hours ago





