Bocah 5 Tahun di Pamekasan Tewas Diserang Monyet
Redaksi - Friday, 03 April 2026 | 11:35 AM


salsabilafm.com - Seorang bocah berusia 5 tahun berinisial KI di Dusun Togur Laok, Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, diserang monyet hingga tewas. Monyet itu merupakan milik warga yang lepas dari ikatan rantainya.
Kapolsek Pasean, AKP Gunarto, mengatakan peristiwa terjadi pada Selasa (31/3/2026). Monyet itu menyerang secara brutal tiga bocah W (6), KA (7), dan KI (5) yang sedang bermain.
Ketiga bocah itu panik dan berusaha menyelamatkan diri. W dan KA berhasil melompati pagar rumah sehingga lolos dari kejaran monyet, sementara KI tak mampu melewati pagar tersebut.
Korban sempat berusaha berlari menuju kamar di samping rumah untuk bersembunyi, tapi pintunya terkunci. Korban lalu diserang monyet itu hingga mengalami luka serius berupa sobekan pada paha kanan karena gigitan hewan tersebut.
"Korban sempat mendapatkan pertolongan dan dibawa ke Rumah Sakit Waru, namun nyawanya tidak tertolong," kata Gunarto, dilansir detikJatim, Jumat (3/4/2026).
Gunarto menjelaskan, monyet tersebut diketahui lepas dari ikatan rantainya pada Selasa (31/3/2026) menjelang waktu magrib. Pemilik sempat melakukan pencarian, namun hewan tersebut tidak berhasil ditemukan.
Keesokan harinya, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, tiga anak yakni Wanda (6), Kanza (7), dan Kenzi (5) baru saja pulang sekolah dan bermain di rumah pamannya.
Saat asyik bermain itu lah, tiba-tiba monyet yang sebelumnya lepas muncul dan langsung menyerang secara brutal. Ketiga anak tersebut panik dan berusaha menyelamatkan diri.
Wanda dan Kanza berhasil melompati pagar rumah sehingga lolos dari kejaran monyet. Namun nahas, Kenzi yang bertubuh lebih kecil tidak mampu melewati pagar tersebut.
Korban kemudian berusaha berlari menuju kamar di samping rumah untuk bersembunyi. Namun pintu kamar dalam kondisi terkunci, sehingga Kenzi jajdi sasaran serangan monyet.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius berupa sobekan pada paha kanan karena gigitan hewan tersebut. Korban juga sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Korban sempat mendapatkan pertolongan dan dibawa ke Rumah sakit Waru, namun nyawanya tidak tertolong," kata Gunarto, Kamis (2/4/2026).
Usai kejadian, pemilik monyet, Saiful berhasil menangkap hewan tersebut saat kembali ke rumah. Dengan penuh emosi, ia kemudian membunuh monyet peliharaannya itu.
"Sudah mati dibunuh oleh pemiliknya. Monyetnya memang kembali ke pemiliknya," lanjutnya.
Pihak kepolisian dari Polsek Pasean telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi. Namun, proses penyelidikan menghadapi kendala lantaran pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi.
Hingga kini, kepolisian masih menunggu hasil musyawarah kedua belah pihak yang dimediasi oleh kepala desa setempat. (*)
Next News

Hanya Dihadiri 16 Anggota, Paripurna DPRD Sampang Kembali Ditunda
17 hours ago

Gara-gara Minta Uang, Pria di Sampang Diduga Pukul Ibu hingga Bakar Rumah
21 hours ago

Nahas! Pickup Tabrak Fuso Saat Diduga Menyalip, Tangan Pengemudi di Sampang Putus
21 hours ago

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bangkalan
21 hours ago

Dapur Rumah Warga Kowel Terbakar, Api Merembet hingga Separuh Bangunan Rumah
2 days ago

Demo Kejari Sampang, Massa Desak Kasus BLUD RSMZ Segera Dituntaskan
2 days ago

Kecelakaan Dua Motor di Omben Sampang, Satu Pengendara Meninggal Dunia
3 days ago

Wagub Emil Tegaskan Tak Ada Keracunan MBG
3 days ago

500 Santri Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo Sebut 31 SPPG Tak Berizin
3 days ago

Update Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo: 500 Pasien Ditangani di 8 Rumah Sakit
3 days ago



