Pemotor Tewas Kecelakaan di Batuan Sumenep, Polisi Selidiki Identitas Korban
Redaksi - Monday, 06 April 2026 | 07:17 AM


salsabilafm.com Kecelakaan tunggal yang menyisakan tanda tanya terjadi di Jalan Raya Kabupaten, Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Sabtu (4/4/2026) dini hari.
Seorang pria pengendara sepeda motor ditemukan meninggal dunia tanpa identitas. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Korban diketahui mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Jupiter MX 135 bernomor polisi M 4174 VE. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi kejadian.
Petugas Unit Laka Lantas Polres Sumenep menerima laporan sekitar pukul 03.15 WIB dan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas segera mengevakuasi jenazah, melakukan olah TKP, serta mengamankan sejumlah barang bukti.
Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk evakuasi korban, olah TKP, dan mengumpulkan keterangan awal," ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga terjadi akibat pengendara kehilangan kendali hingga menabrak tiang listrik di tepi jalan. Di lokasi ditemukan bekas benturan pada tiang listrik serta jejak ban yang mengarah ke titik tabrakan.
Sepeda motor korban bahkan terpental sejauh kurang lebih 15 meter dan ditemukan di area persawahan.
"Dugaan sementara ini merupakan laka tunggal akibat kelalaian pengendara hingga menabrak tiang listrik," tambahnya.
Kondisi jalan yang relatif baik, dengan sedikit tikungan serta cuaca cerah saat kejadian, memperkuat dugaan bahwa kecelakaan tersebut tidak melibatkan kendaraan lain. Namun demikian, misteri identitas korban menjadi perhatian utama. Polisi tidak menemukan kartu identitas maupun barang pribadi seperti telepon genggam di tubuh korban.
Hasil penelusuran terhadap nomor polisi kendaraan menunjukkan bahwa sepeda motor tersebut terdaftar atas nama seseorang yang telah meninggal dunia dan sudah lama berpindah kepemilikan.
"Kami sudah menelusuri data kendaraan, namun pemilik terdaftar telah meninggal dunia dan kendaraan sudah lama dijual. Hingga kini identitas korban masih belum diketahui," jelasnya.
Berbagai upaya identifikasi terus dilakukan. Unit Identifikasi Satreskrim dan Dokkes turut dilibatkan, termasuk koordinasi dengan Dinas Dukcapil untuk mencocokkan sidik jari korban.
Selain itu, autopsi luar telah dilakukan di RSUD Sumenep dengan pengambilan sampel sidik jari dan rambut. Namun, hasilnya belum menunjukkan kecocokan data.
"Kami telah melakukan berbagai langkah, mulai dari identifikasi sidik jari, koordinasi dengan Dukcapil hingga autopsi luar, namun identitas korban belum terungkap," imbuhnya.
Minimnya saksi mata menjadi kendala dalam pengungkapan kasus ini. Hingga saat ini, belum ada warga yang mengetahui secara pasti kronologi sebelum kecelakaan terjadi.
Polisi kini tengah menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi serta menyebarkan informasi melalui jaringan kepolisian hingga tingkat desa.
"Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor ke Polres Sumenep," pungkas Anang. (*)
Next News

Puluhan Siswa SD Ambruk di Bangkalan Numpang Belajar di Gedung Madrasah Diniyah
in 4 hours

Baru Menang Kejurnas, Kuda Pacu Asal Sulsel Hangus di Kapal Mutiara Sentosa 2
in 4 hours

62 Korban Kapal Terbakar Dibawa ke Surabaya, 28 Orang Belum Ditemukan
in 4 hours

Omzet Penjual Bendera di Sampang Turun, Warga Lebih Memilih Beli Online
a day ago

Target Selesai Juni, Proyek Gedung Poltera Senilai Rp59 Miliar Baru Capai 85 Persen
a day ago

Peserta Lomba Gerak Jalan di Sampang Dibatasi untuk Pelajar, Kategori Umum Ditiadakan
a day ago

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
a day ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
a day ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
a day ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
a day ago





