Dishub Sampang Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Kemacetan, Jalan Raya Jrengik Masuk 'Black Spot'
Ach. Mukrim - Saturday, 14 March 2026 | 08:09 AM


salsabilafm.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang mulai memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan dan kemacetan menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 2026. Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran dan keselamatan pemudik yang melintasi wilayah tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Darat Dishub Kabupaten Sampang, Khotibul Umam, menyatakan, pemetaan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang dan tim survei dari Polda Jawa Timur.
"Melalui kerja sama lintas instansi, pemerintah daerah berupaya memastikan langkah penanganan di lapangan dapat dilakukan secara tepat dan cepat," katanya kepada salsabilafm.com, Sabtu (14/3/2026).
Dia mengungkapkan, fokus utama pemetaan menyasar pada kategori black spot (titik rawan kecelakaan) dan trouble spot (titik rawan kepadatan). Berdasarkan evaluasi terkini, Jalan Raya Jrengik masih menjadi sorotan utama karena potensi kecelakaan yang dinilai tinggi.
"Jalur tersebut masih masuk dalam kategori lokasi rawan kecelakaan, sehingga perlu pengawasan dan pengendalian lalu lintas yang lebih intensif," ungkapnya.
Dia menjelaskan, berbanding terbalik dengan Jrengik, wilayah Camplong justru menunjukkan tren positif. Hasil pemetaan terbaru menunjukkan kondisi lalu lintas di wilayah tersebut relatif aman dan tidak lagi masuk dalam kategori titik rawan kecelakaan.
Sementara itu, untuk titik rawan kemacetan, Dishub mengidentifikasi akses utama di kawasan jalan Desa Tanjung sebagai titik krusial. Kepadatan kendaraan di lokasi tersebut biasanya terjadi pada pagi dan sore hari.
Meski demikian, Umam menegaskan bahwa hingga saat ini kondisi di Desa Tanjung belum mencapai tahap macet total.
"Arus lalu lintas masih dapat bergerak dan belum pernah mengalami kemacetan total," imbuhnya.
"Kami mengimbau agar para pemudik tetap waspada saat melintasi titik-titik yang telah dipetakan tersebut demi keselamatan bersama selama masa Lebaran 2026," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Anggaran UHC Sampang Bertambah, Total Rp49,2 Miliar
a day ago

Produk IKM Sampang Berpeluang Tembus Pasar Maldives, 15 Pelaku Ikuti Kurasi Ekspor
a day ago

Puluhan Anggota DPRD Sampang Tak Hadir, Rapat Paripurna Ditunda
2 days ago

Pemilik Toko Mengaku Peroleh Rokok Ilegal dari Oknum Jaksa, Kejari Sampang Siap Proses
2 days ago

3 Hari Hilang, Seorang Nelayan Ditemukan Mengapung di Pantai Paniniran Sokobanah
2 days ago

PAD Sektor Layanan Kesehatan Belum Capai Target, RSUD Ketapang Alami Penurunan
2 days ago

Dianggarkan Rp1,6 Miliar, Jembatan di Karang Penang Sampang Belum Dibangun
2 days ago

Diikuti 3.624 Peserta, Kemenag Sumenep Masuk 12 Besar Gerakan Indonesia Berkiblat
2 days ago

Idul Khotmi Nasional, Puluhan Ribu Jamaah Tarekat Tijaniyah Padati Ponpes Al-Amien
2 days ago

Ponpes Assirojiyyah Kajuk Sampang Kembali Latih Santri Tangguh Bencana
3 days ago




