Dihadiri Ketum PBNU Gus Yahya, Pengurus Cabang NU Sumenep Resmi Dilantik
Redaksi - Sunday, 17 May 2026 | 06:43 AM


salsabilafm.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep masa khidmat 2026-2031 resmi dilantik dalam prosesi khidmat di Pondok Pesantren Al-Karimiyyah, Kecamatan Gapura, Sabtu (16/05/2026).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abd. A'la Basyir, disaksikan ribuan warga Nahdliyin.
Pelantikan bertema "Transformasi Jam"iyah dalam Berkhidmat untuk Kemaslahatan Umat" tersebut juga dihadiri Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.
Ketua PCNU Sumenep, KH Md. Widadi Rahim menjelaskan, kepengurusan PCNU Sumenep masa khidmat 2026-2031 terdiri dari 69 pengurus inti dan 362 pengurus lembaga.
Mayoritas berasal dari alumni pesantren lokal seperti Pondok Pesantren Al-Karimiyyah, Annuqayah, Al-Is'af, dan sejumlah pesantren lainnya. Selain itu, juga ada alumni beberapa pesantren besar nasional.
"Tetapi sebagian lagi ada yang berasal dari kalangan nonpesantren, yakni dari kalangan profesional seperti dokter, pengacara, dan profesi-profesi lain," terangnya.
dia berharap agar pengurus yang baru dilantik ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik, meski ada keberagaman latar belakang. Menurut dia, keberagaman itu diharapkan mampu menjaga transformasi organisasi tanpa meninggalkan sanad keilmuan pesantren yang menjadi identitas Nahdlatul Ulama.
"Transformasi organisasi harus tetap berjalan tanpa kehilangan akar tradisi keilmuan pesantren," tegasnya.
Dia menambahkan, kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kekuatan utama kepengurusan baru. Dari total pengurus yang dilantik, terdapat 17 orang bergelar doktor (S3), 70 orang bergelar magister (S2), serta sisanya berasal dari lulusan sarjana dan kalangan pesantren.
"Transformasi NU tetap berpijak pada tradisi Aswaja. Komponen kepengurusan yang dimiliki tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga unggul dalam manajerial, profesionalitas, dan kualitas," ucapnya.
"Program PCNU Sumenep tidak hanya terfokus pada kegiatan seremonial, melainkan benar-benar hadir di tengah masyarakat melalui program-program nyata yang menyentuh kebutuhan umat," pungkasnya. (*)
Next News

Cuaca Mendung, Hilal 1 Dzulhijjah 1447 H di Sampang Tak Terlihat
5 hours ago

Buka Konferensi MWCNU Pulau Mandangin, Kiai Itqon: NU Solusi atas Permasalahan Umat
5 hours ago

Nuzur Jauhari - Mahbub Utsman Terpilih sebagai Rais dan Ketua MWCNU Pulau Mandangin 2026-2031
5 hours ago

9 KDKMP di Sampang Resmi Diluncurkan bersama 1.061 Koperasi Se-Indonesia
7 hours ago

Alumni - Simpatisan se-Madura Raya Akan Datangi Kejari Sampang, Tuntut Keadilan Kasus Penganiayaan Guru Tugas
7 hours ago

Disdik Jatim Optimis Program 'Mama Mau Naik Kelas' Cetak Generasi Berprestasi
7 hours ago

Rais Syuriah PBNU Lantik PCNU Pamekasan 2026-2031: Selalu Bermanfaat bagi Sesama
7 hours ago

Eks Terminal Suramadu dan Wilayah Utara Disiapkan Jadi Lokasi Pengelolaan Sampah di Bangkalan
7 hours ago

Sisir Perairan Pulau Mandangin, Tim SAR Belum Temukan Nelayan Hilang saat Melaut
11 hours ago

Polisi Bongkar Arena Balap Kelereng di Sampang
2 hours ago





