Abdullah anggota Komisi III DPR RI.
Redaksi - Monday, 27 April 2026 | 07:45 AM


salsabilafm.com — Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta agar praktik daycare atau tempat penitipan anak di Indonesia dievaluasi secara menyeluruh.
Pernyataan ini disampaikan menyusul kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di sebuah daycare di Yogyakarta. Menurutnya, banyak daycare di Indonesia belum memenuhi standar perizinan, prosedur operasional (SOP), serta kualitas layanan yang memadai, meskipun jumlahnya mencapai ribuan.
"Karena itu, saya mengusulkan agar peraturan pendirian daycare dan SOP-nya diperbaiki serta diperketat secara signifikan," ujar Abdullah di Jakarta, Senin (27/4/2026), dikutip dari Antara.
Abdullah mencontohkan negara seperti Finlandia, Swedia, dan Denmark yang telah menerapkan regulasi ketat terhadap daycare. Di negara tersebut, daycare juga menjadi bagian dari sistem perlindungan dan pendidikan anak.
Dia juga mengusulkan penerapan sistem profiling atau screening oleh orang tua melalui aplikasi atau platform digital untuk meningkatkan transparansi dan keamanan layanan daycare.
Selain itu, Abdullah menilai pemerintah perlu memberikan subsidi daycare sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjamin hak hidup layak bagi balita dan anak.
Dalam kesempatan itu, dia mengecam keras kasus kekerasan yang terjadi di daycare Little Aresha, Yogyakarta. Dia menegaskan, tindakan tersebut melanggar hukum dan tidak mencerminkan nilai kemanusiaan.
Abdullah pun mendesak aparat penegak hukum untuk menindak tegas seluruh pihak yang terlibat, baik pengelola maupun pendiri daycare tersebut.
"Saya juga mendesak instansi yang berwenang lainnya untuk memulihkan trauma fisik maupun psikologis pada anak dan orang tua yang menjadi korban daycare tersebut dengan optimal," pungkasnya. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
9 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
9 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
10 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
10 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
10 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
10 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
10 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
10 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
10 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
a day ago





