6 Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Sampang Mandek, Aktivitis Perempuan: Bukti Polisi Setengah Hati
Syabilur Rosyad - Thursday, 25 September 2025 | 04:17 PM


salsabilafm.com – Sorotan tajam kembali diarahkan kepada Polres Sampang terkait penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak yang dinilai lamban. Sejak tahun 2020 hingga 2025 ini, sedikitnya ada 6 kasus mandek di meja penyidik dan belum berlanjut ke pengadilan.
Ketua Madura Development Watch (MDW), Siti Farida, menilai kondisi ini sebagai bentuk ketidakseriusan aparat dalam menangani kasus kemanusiaan.
"Kasus kekerasan yang tidak selesai penanganan hukumnya menunjukkan bukti Polres setengah hati. Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal masa depan anak-anak kita. Jangan sampai mereka kehilangan kepercayaan pada keadilan," katanya kepada salsabilafm.com,Kamis, (25/9/2025).
Farida juga mendesak Polres Sampang membentuk tim khusus dengan anggota yang memiliki kepedulian terhadap isu kekerasan seksual.
"Bentuk tim yang memang memiliki rasa empati. Jangan hanya formalitas. Kita ingin melihat tindakan nyata, cepat, dan tuntas," tegasnya.
Kritik senada juga disampaikan Koordinator Sekolah Perempuan (SP) Kabupaten Sampang, Raudlatul Jannah. Menurutnya, APH seharusnya lebih peka terhadap kasus dengan isu-isu kekerasan seksual, khususnya anak dibawah umur.
"Jangan sampai kasus-kasus ini jadi preseden buruk. Korban dan keluarganya butuh keadilan. Mereka juga butuh pemulihan psikologis dan pendampingan hukum. Itu tugas negara melalui kepolisian," ujarnya.
Jannah menambahkan, kasus seksual tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berisiko menambah trauma bagi korban.
"Bayangkan, ada korban yang masih anak-anak, masih harus sekolah, tapi setiap hari dibayang-bayangi rasa takut karena pelakunya belum tertangkap. Bagaimana mereka bisa pulih?," tanya Jannah.
Berikut daftar kasus asusila anak di bawah umur yang belum tuntas di Polres Sampang:
2020, Torjun – Korban 14 tahun. Dari 6 pelaku, 2 masih buron.
2022, Robatal – Korban 13 tahun. Dari 9 pelaku, 6 masih belum ditangkap.
2023, Camplong – Korban 14 tahun. Dari 4 pelaku, 1 masih bebas.
2023, Tambelangan – Korban 16 tahun. 1 pelaku belum ditangkap.
2023, Robatal – Korban 9 tahun. Pelaku belum ditangkap.
2025, Robatal – Korban 17 tahun diperkosa Basir (24). Pelaku sudah berstatus DPO, namun masih buron. (Syad)
Next News

pelaku Pembacokan Berujung Maut di Sumenep Diringkus Polisi
11 hours ago

5 Komplotan Alap-Alap Curanmor di Bangkalan Diringkus Polisi
4 days ago

Pria di Sumenep Tewas Bersimbah Darah, Polisi: Masih Didalami
4 days ago

Satpol PP Tunggu Rekomendasi Diskopindag untuk Tindak Penjualan Miras di Terminal Sampang
4 days ago

Simpan 0,29 Gram Sabu, Warga Sampang Diringkus Polisi di Teras Rumahnya
6 days ago

Balap Liar Resahkan Warga Sampang, Polisi: Kami Kekurangan Petugas untuk Patroli 24 Jam
8 days ago

Polisi Ringkus Bandar dan Pengedar Sabu di Bangkalan
9 days ago

Pura-pura Mancing, Pemuda di Bangkalan Curi Kabel Jembatan Suramadu 3 Kali
9 days ago

Terekam CCTV, Motor Karyawan MBG Digondol Maling
10 days ago

Motif Pembacokan di Bangkalan Terungkap, Pelaku Sakit Hati Korban Selingkuhi Istrinya
11 days ago





