Rabu, 18 Maret 2026
Salsabila FM
Kriminal

Balap Lari Resahkan Warga Sampang, Diduga Disertai Taruhan Uang

Syabilur Rosyad - Wednesday, 18 March 2026 | 06:17 AM

Background
Balap Lari Resahkan Warga Sampang, Diduga Disertai Taruhan Uang
Aksi balap lari bertaruh uang di Jalan Desa Plasah, Kecamatan Pengarengan, Sampang, Selasa (17/3/3026). (Rosyad/Salsa/)

salsabilafm.com - Aktivitas tak biasa terjadi di Jalan Plasah, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, pada Senin malam (17/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Lokasi yang selama ini dikenal sebagai arena balap liar sepeda motor, kali ini berubah menjadi ajang balap lari yang diduga disertai taruhan uang.


Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pemuda terlihat berkumpul di ruas jalan tersebut. Mereka diduga menyaksikan aksi balap lari yang berlangsung di jalan umum, sehingga sempat menarik perhatian warga sekitar maupun pengguna jalan yang melintas.


Salah satu warga setempat inisial S menyebutkan, aktivitas di lokasi tersebut memang kerap terjadi, terutama pada malam hari.




"Di sini memang sering dipakai balap liar, biasanya motor. Tapi semalam itu balap lari, dan katanya ada taruhan juga," katanya, Rabu (18/3/2026).


Warga lain juga mengaku khawatir dengan kondisi tersebut karena dinilai membahayakan keselamatan.




"Kalau dipakai jalan umum seperti itu tetap berbahaya. Takutnya ada pengendara lewat terus terjadi kecelakaan," ujarnya.


Selain itu, seorang pengguna jalan yang melintas saat kejadian mengaku sempat memperlambat kendaraan karena kerumunan orang di badan jalan.


"Tadi lumayan ramai, jadi agak terganggu juga. Apalagi kalau tiba-tiba ada yang lari nyebrang," tuturnya.




Menanggapi informasi tersebut, Kapolsek Pangarengan, Iptu Iwan Suhadi, mengatakan, akan segera menindaklanjuti laporan yang masuk.


"Iya Mas, terima kasih informasinya. Saya hubungi anggota yang sedang piket untuk cek ke lokasi," ujarnya saat dikonfirmasi.




Iwan juga menegaskan, pihak kepolisian pada prinsipnya akan merespons setiap laporan masyarakat terkait potensi gangguan keamanan dan ketertiban.


"Kami akan tindak lanjuti sesuai prosedur. Jika memang ada aktivitas yang mengganggu ketertiban, tentu akan kami lakukan penertiban," tutupnya. (Syad)