Kasus HIV AIDS di Pamekasan Tembus 229, Naik 88 Dibanding Tahun Lalu
Redaksi - Saturday, 29 November 2025 | 07:15 PM


salsabilafm.com – Kasus HIV/AIDS sepanjang tahun 2025 di Pamekasan mengalami lonjakan. Hingga akhir November, tercatat 88 kasus baru, dengan tiga di antaranya meninggal dunia.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pamekasan, Avira Sulistyowati, menyebut total kasus HIV/AIDS kini mencapai 229 orang.
"Tahun lalu jumlahnya 141 kasus. Tahun ini bertambah 88 kasus, jadi totalnya 229," kata Avira dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/11/2025).
Dari 88 kasus baru, sebanyak 50 penderita adalah laki-laki, sementara 38 lainnya perempuan.
Dinkes Pamekasan terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat, terutama di 13 kecamatan.
"Kami aktif jalankan program KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) ke pelosok desa dan kalangan remaja," ujar Avira
Edukasi juga dilakukan melalui seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di bawah naungan Dinkes. "Screening HIV/AIDS, hepatitis, dan sifilis juga diterapkan kepada calon pengantin sebagai langkah pencegahan dini," pungkas dia. (*)
Next News

Mesin Garam Berusia 56 Tahun Masih Beroperasi di Sampang, Menko Zulhas: Mobil Saja Sudah Rusak
a day ago

Menko Zulhas Pastikan Perang di Timur Tengah Tak Ganggu Stok Pangan Nasional
a day ago

Realisasikan Program Presiden, Sampang Siapkan 36 Rombel untuk Sekolah Rakyat
a day ago

Pemkab Pamekasan Dirikan 5 Pos Pantau Mudik Lebaran 2026
a day ago

Musrenbang RKPD: Kemiskinan, UMKM, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Jadi Fokus Pembangunan Sampang 2027
a day ago

Jelang Mudik Lebaran, Pemkab Bangkalan Akan Dirikan Pos Pantau di Titik Rawan Kemacetan
a day ago

Harga Cabai Rawit di Sumenep Turun Jadi Rp95 Ribu per Kilogram
a day ago

Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Awal, BPBD Bangkalan Antispasi Bancana Kekeringan
a day ago

Razia Warkop Saat Ramadan, Polisi Sita 132 Botol di Bangkalan
2 days ago

Waspada Penipuan Digital Jelang Lebaran, Pakar IT Ingatkan Modus Pesan WhatsApp dan SMS
2 days ago





