Wisata Api Tak Kunjung Padam di Pamekasan Sepi Pengunjung
Redaksi - Saturday, 23 May 2026 | 05:29 AM


salsabilafm.com - Suasana destinasi wisata Api Tak Kunjung Padam di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, terlihat masih sepi pengunjung. Bahkan, beberapa pedagang memilih tutup karena sepi.
Di wisata ini, pengunjung bisa menikmati api alam sambil membakar jagung dan ikan langsung di atas api yang keluar dari tanah secara alami.
Para pedagang kaki lima (PKL) di sekitar lokasi menyediakan jagung hingga ikan segar. Selain itu, ada juga pernak-pernik kerajinan warga hingga camilan khas Pamekasan.
Nawati (56), penjual jagung mengaku selama setahun terkahir lokasi wisata semakin sepi. "Sudah lama di sini sepi, hanya saat lebaran yang ramai. Sebentar lagi Iduladha ramai," ungkapnya, Sabtu (23/5/2026).
Menurut Nawati, saat Iduladha hanya ramai selama dua hari. Sedangkan saat Idulfitri bisa ramai lebih lama, hingga tujuh hari. Selebihnya, untuk hari-hari biasa sangat sepi. Kecuali malam minggu sedikit ramai, tapi waktunya terbatas sampai pukul 22.00 WIB.
"Kalau sepi tidak ada jagung yang laku. Hari ini saja, dari pagi belum laku sama sekali," ujar Nawati.
Dia menuturkan sudah menjual jagung di lokasi itu selama puluhan tahun. Bahkan, saat listrik belum masuk ke lokasi wisata. "Namun, kondisinya tidak sesepi sekarang," ucap dia.
Dijelaskannya, dulu sering ada kegiatan pemerintah daerah di lokasi. Namun, kini sudah lama tidak ada aktivitas lagi.
"Kalau dulu sering ada acara, pengunjung banyak dan kami senang. Sekarang sudah tidak ada," katanya.
"Semoga di Iduladha nanti di sini ramai seperti tahun kemarin. Itu harapan kami di saat sepi seperti sekarang," sambungnya.
Ernawati, pedagang lain, juga mengungkapkan hal yang sama. Bahkan, semangat berdagangannya mulai surut karena sepi pengunjung.
"Baru kalau ramai kita bisa untung. Kalau saat hari-hari biasa, hampir tidak ada pengunjung," ujarnya.
Dia pun berharap pemerintah setempat bisa membantu untuk menarik pengunjung datang ke wisata api yang tak kunjung padam.
"Padahal wisata api alam di sini tidak ditemukan di tempat lain. Hanya saat lebaran yang ramai," pungkas Ernawati. (*)
Next News

30 Siswa Sekolah Rakyat Pamekasan Bakal Ditempatkan di Sampang
11 hours ago

Mobil Dinas Diduga Dipakai Warga Sipil, Begini Tanggapan Kepala Bapperida Pamekasan
11 hours ago

Kunjungi KPID Jatim, Salsabila FM Perkuat Komitmen Penyiaran Sehat dan Transformasi Digital
11 hours ago

Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Konsen Hari Bhayangkara
2 days ago

Pemkab Pamekasan Perbaiki Data Penerima Bansos PKH, Kadinsos: 45 Persen Salah Sasaran
2 days ago

BGN Batasi Maksimal 6 Dapur MBG Per Kecamatan, Ini Kata Korwil SPPG Sumenep
2 days ago

Satgas MBG Bangkalan: Per Hari Ini Ada 14 Dapur Berhenti Sementara
2 days ago

Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Sampang Kosong, BKPSDM Tunggu Proses dan Kemampuan Anggaran
2 days ago

PKL di Sampang Akan Dikenakan Retribusi, Proyeksi PAD Capai Rp32,1 Juta
2 days ago

Isi BBM Subsidi ke Jeriken Tak Sesuai Barcode, SPBU di Sampang Disanksi Pertamina
a day ago




