12 Kecamatan di Sampang Miliki Kawasan Kumuh, Tersebar di 31 Titik
Ach. Mukrim - Saturday, 23 May 2026 | 05:34 AM


salsabilafm.com - Sebanyak 12 kecamatan di Kabupaten Sampang masih memiliki kawasan kumuh yang tersebar di 31 titik. Keterbatasan anggaran membuat penanganan infrastruktur permukiman di wilayah tersebut belum dapat dilakukan secara maksimal pada tahun ini.
Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup dan Perumahan Permukiman (DLH Perkim) Abdul Rokib menyebut, penanganan kawasan kumuh mencakup pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), drainase, hingga jalan lingkungan.
Menurutnya, hanya dua kecamatan yang saat ini dinyatakan bebas kawasan kumuh, yakni Omben dan Tambelangan.
"Ada 31 kawasan kumuh yang penanganannya masuk di bidang saya," katanya, Sabtu (23/5/2026).
Rokib menjelaskan, keterbatasan fiskal daerah membuat program penanganan kawasan kumuh harus dilakukan secara bertahap. Tahun ini, misalnya, pemerintah hanya mengalokasikan bantuan rehab rumah tidak layak huni untuk 17 unit rumah.
Meski begitu, program RTLH tersebut belum menyasar kawasan kumuh. Sebab, penerima bantuan merupakan hasil usulan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.
"RTLH di kawasan kumuh belum ada," ujarnya.
Rokib memjelaskan, setiap rumah yang mendapatkan bantuan rehab dianggarkan sebesar Rp30 juta. Namun, persoalan kawasan kumuh tidak selalu identik dengan kemiskinan masyarakat.
Dia menilai sebagian kawasan masuk kategori kumuh karena tata bangunan yang tidak teratur serta minimnya infrastruktur lingkungan seperti drainase dan akses jalan.
"Warga yang tinggal di kawasan kumuh tidak semuanya miskin. Hanya tatanan bangunannya kurang rapi," katanya.
Dia mengaku, sebelumnya juga pernah menjalankan program RTLH di kawasan Juklanteng, Kelurahan Banyuanyar. Namun, tahun ini penanganan serupa belum kembali dilakukan di kawasan kumuh akibat keterbatasan anggaran.
"Kami berharap penanganan kawasan kumuh dapat diperluas pada tahun mendatang agar kualitas lingkungan permukiman masyarakat semakin membaik," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Hujan Guyur Bangkalan, Akses Jalan Kawasan UTM Lumpuh Tergenang Banjir
6 hours ago

Ratusan Sekolah di Sampang Rusak, Revitalisasi Tunggu Persetujuan Pemerintah Pusat
6 hours ago

Jelang Iduladha, Puluhan Petugas Akan Cek Kesehatan Hewan Kurban di Bangkalan
6 hours ago

Pengangguran di Bangkalan Dilatih Jadi Konten Kreator hingga Tata Rias
6 hours ago

Wisata Api Tak Kunjung Padam di Pamekasan Sepi Pengunjung
6 hours ago

Siswa Kelas 3 SD di Bangkalan Beli Kambing Kurban dari Hasil Nabung Selama Setahun
a day ago

Warga Sekitar Tumpukan Sampah di Pamekasan Diteror Nyamuk saat Malam Hari
a day ago

Belum Ada Gedung, Siswa Baru SR Sumenep Akan Dialihkan ke Sampang
a day ago

Polisi Panggil 4 Saksi Kasus Dugaan Pornografi di Sampang
a day ago

Ketua PCNU Sampang: Warga NU Harus Memiliki 4 Pondasi Utama
a day ago





