Pengangguran di Bangkalan Dilatih Jadi Konten Kreator hingga Tata Rias
Redaksi - Saturday, 23 May 2026 | 05:31 AM


salsabilafm.com - Ratusan pencari kerja di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mendapatkan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) setempat.
Wakil Bupati Bangkalan, Moh Fauzan Ja'far, mengatakan, pelatihan berbasis kompetensi ini diikuti oleh 112 peserta yang merupakan warga Bangkalan.
Nantinya, setiap peserta yang telah lulus dari pelatihan tersebut diharapkan bisa mendapatkan pekerjaan sesuai bidang ataupun berwirausaha.
"Setelah pelatihan ini diharapkan para peserta bisa mendapatkan pekerjaan dan disalurkan ke bidangnya masing-masing. Sehingga pelatihan bisa bermanfaat dan tidak selesai begitu saja," ujar Fauzan, Jumat (22/5/2026).
Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Disperinaker Bangkalan, Indah Sri Wahyuni, menambahkan bahwa pelatihan ini melalui tahapan seleksi.
Mulai dari pendaftaran hingga tes sesuai bakat yang dimiliki. Peserta yang telah lolos seleksi akan mendapatkan sejumlah fasilitas di pelatihan. Mulai dari seragam, peralatan hingga uang saku.
"Dari 200 peserta yang daftar, ada 112 yang mendapatkan pelatihan," kata Indah.
Menurut dia, pelatihan tahun ini ada tujuh jurusan. Di antaranya konten kreator, desain grafis, pengelasan, listrik, menjahit, tata rias, serta pembuatan roti dan kue.
"Untuk yang baru itu ada konten kreator," ujar Indah.
Jurusan konten kreator disediakan dengan menyesuaikan banyaknya peluang kerja dalam media digital. Sehingga, pelatihan itu dirasa perlu diberikan untuk membekali para pencari kerja agar lebih kreatif.
Dalam pelatihan ini, peserta diutamakan masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan maupun sedang mencari kerja. Selain itu, peserta bukan dari kalangan mahasiswa, sehingga setelah pelatihan bisa langsung bekerja.
Indah juga mengatakan, beberapa bidang dalam pelatihan itu sudah bekerja sama dengan pihak pemberi kerja. Sehingga, setelah lulus peserta bisa disalurkan ke penyedia kerja.
"Seperti pengelasan itu kita sudah kerjasama dengan enam galangan kapal. Lalu, penjahit juga ada alumni kami yang punya usaha jahit bahkan ada yang ke luar negeri," pungkasnya. (*)
Next News

30 Siswa Sekolah Rakyat Pamekasan Bakal Ditempatkan di Sampang
11 hours ago

Mobil Dinas Diduga Dipakai Warga Sipil, Begini Tanggapan Kepala Bapperida Pamekasan
11 hours ago

Kunjungi KPID Jatim, Salsabila FM Perkuat Komitmen Penyiaran Sehat dan Transformasi Digital
11 hours ago

Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Konsen Hari Bhayangkara
2 days ago

Pemkab Pamekasan Perbaiki Data Penerima Bansos PKH, Kadinsos: 45 Persen Salah Sasaran
2 days ago

BGN Batasi Maksimal 6 Dapur MBG Per Kecamatan, Ini Kata Korwil SPPG Sumenep
2 days ago

Satgas MBG Bangkalan: Per Hari Ini Ada 14 Dapur Berhenti Sementara
2 days ago

Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Sampang Kosong, BKPSDM Tunggu Proses dan Kemampuan Anggaran
2 days ago

PKL di Sampang Akan Dikenakan Retribusi, Proyeksi PAD Capai Rp32,1 Juta
2 days ago

Isi BBM Subsidi ke Jeriken Tak Sesuai Barcode, SPBU di Sampang Disanksi Pertamina
a day ago




