Ratusan Sekolah di Sampang Rusak, Revitalisasi Tunggu Persetujuan Pemerintah Pusat
Ach. Mukrim - Saturday, 23 May 2026 | 05:37 AM


salsabilafm.com - Sebanyak 658 sekolah di Kabupaten Sampang tercatat mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan segera.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Sampang, Nor Alam mengatakan, ratusan sekolah yang rusak terdiri dari 464 Sekolah Dasar (SD) dan 194 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mayoritas bangunan yang mengalami kerusakan merupakan gedung lama yang kondisinya terus menurun.
Menurutnya, pemerintah daerah telah mengusulkan perbaikan sekolah melalui program revitalisasi pemerintah pusat. Namun, realisasi program tersebut masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.
"Sekolah yang rusak ini telah kami usulkan melalui program revitalisasi ke pemerintah pusat," katanya, Sabtu (23/5/2026).
Dia menyebut keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah kabupaten belum mampu melakukan perbaikan secara menyeluruh. Di sisi lain, proses pengajuan revitalisasi juga terkendala persoalan administrasi lahan sekolah.
Salah satu syarat utama agar sekolah bisa masuk program revitalisasi adalah status lahan yang sudah bersertifikat. Sementara itu, masih banyak sekolah di Sampang yang berdiri di atas lahan tanpa sertifikat resmi.
"Tantangan di Sampang memang pada status lahan sekolah yang belum seluruhnya bersertifikat," jelasnya.
Pada tahun ini, lanjutnya, Dispendik Sampang mengusulkan 194 sekolah untuk mendapatkan bantuan revitalisasi. Prioritas diberikan kepada sekolah dengan kondisi rusak berat. Sambil menunggu kepastian program pusat, pemerintah daerah tetap melakukan perbaikan secara bertahap melalui anggaran yang tersedia.
Untuk jenjang SMP, sebanyak 19 sekolah mendapat alokasi perbaikan dengan total anggaran Rp11,4 miliar. Sebagian dana tersebut berasal dari Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan. Namun, kondisi ini berbeda terjadi di tingkat SD. Keterbatasan fiskal daerah membuat banyak sekolah belum tersentuh perbaikan.
"Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dimiliki sekolah belum cukup untuk melakukan rehabilitasi bangunan," pungkas Nor Alam. (Mukrim)
Next News

Ampas Demo PT Garam, Jalur Nasional Macet
a day ago

Warga Ancam Lapor Polisi Jika Masalah Air PDAM Sampang Tak Kunjung Tuntas
a day ago

Sidak Desa Baruh, DPRD Sampang Temukan Water Meter Bermasalah hingga Air Tak Mengalir
a day ago

42 Pelajar Terpilih Jadi Paskibraka Sampang 2026, 2 Anggota Wakili Jawa Timur
a day ago

Satpol PP Sampang Tertibkan Reklame Tak Berizin, Dorong Peningkatan PAD
a day ago

Bantah Pembangunan KDKMP Tak Libatkan Warga Lokal, Dandim 0828: Pekerjanya Tukang Sampang
a day ago

Rumput Lapangan SKEP Bangkalan Terbakar, Ini Penyebabnya
a day ago

Diduga Akibat Tersinggung, Pemilik Bengkel di Bangkalan Ditusuk Pemulung
a day ago

Ayah Tewas Dimassa, Anak Terduga Pencuri Ayam di Bali Nangis Histeris
a day ago

Ketua PCNU Sampang Tekankan Fatayat NU Perkuat Kaderisasi dan Jaga Nilai Aswaja
a day ago





