Warung di Sumenep Boleh Buka Siang Hari Ramadan, Satpol PP: Harus Gunakan Tabir
Redaksi - Saturday, 21 February 2026 | 05:44 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, resmi mengatur operasional warung makan selama Bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui Surat Edaran (SE) Bupati. Dalam kebijakan tersebut, warung makan tetap diperbolehkan beroperasi pada siang hari di bulan Ramadan.
Namun, pemilik usaha diwajibkan memasang tabir atau penutup sebagai bentuk penghormatan terhadap warga yang menjalankan ibadah puasa.
Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kabid Tantribum) Satuan Polisi Pamong Praja Sumenep, Fajar Santoso menegaskan, aturan itu bukan larangan berjualan.
"Pada dasarnya tidak ada pelarangan warung buka di siang hari. Tapi harus menggunakan tabir penutup untuk menghargai masyarakat yang berpuasa," kata Fajar Santoso, Jumat (20/2/2026).
Dia menjelaskan, kebijakan tersebut diambil sebagai langkah menjaga ketertiban sekaligus mempertimbangkan keberagaman masyarakat di Kabupaten Sumenep.
Sebab, tidak semua warga menjalankan puasa, seperti non muslim, orang sakit, ibu hamil maupun pekerja tertentu yang membutuhkan asupan makanan pada siang hari.
"Ini bentuk keseimbangan. Kita tetap menghormati yang berpuasa, tetapi juga memperhatikan kebutuhan warga lainnya," tambahnya.
Untuk memastikan aturan berjalan efektif, Satpol PP telah menyiapkan tim patroli dan pengawasan yang akan memantau langsung operasional warung makan selama Ramadan.
Petugas akan memberikan imbauan kepada pemilik warung yang kedapatan belum memasang tabir saat beroperasi di siang hari. Tak hanya pemilik usaha, pengunjung warung juga menjadi perhatian.
Jika ditemukan Aparatur Sipil Negara (ASN) berada di warung saat jam kerja, petugas akan melakukan klarifikasi dan melaporkannya kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dengan demikian, Pemkab Sumenep berharap kebijakan tersebut mampu menjaga suasana Ramadan tetap kondusif, tertib dan saling menghormati antarwarga. (*)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
19 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
19 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
21 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
21 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
21 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
21 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
21 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
3 days ago




