Tempat Hiburan di Sumenep Wajib Tutup Selama Ramadan, Bupati: Hormati yang Sedang Berpuasa
Redaksi - Friday, 20 February 2026 | 01:57 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur menginstruksikan untuk menutup semua tempat hiburan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan agar umat Islam bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan tenang.
"Selain dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif, kebijakan ini juga untuk menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa," kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, dikutip dari Antara, Kamis (19/2/2026).
Selain menutup tempat hiburan, Pemkab Sumenep juga melarang para pemilik warung, rumah makan, dan restoran berjualan di siang hari. "Kecuali penjual makanan yang memang diperbolehkan secara syariah, seperti di terminal, karena di sana untuk menyediakan bagi orang-orang yang dalam perjalanan atau musafir," ujar Fauzi.
Untuk mendukung kebijakan itu, pihaknya telah mengerahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab Sampang menggencarkan razia selama Ramadan.
"Kami juga telah meminta Satpol-PP untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian yakni Polres Sumenep dan TNI dari Kodim 0827 Sumenep terkait hal itu," katanya.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini juga mengajak semua pihak mendukung program tersebut. Sehingga, umat Islam bisa menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah kali ini dengan khusyuk dan tenang.
Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto menyatakan, institusi yang dipimpinnya siap mendukung kebijakan Pemkab Sumenep. Dia menegaskan, institusinya akan berupaya menciptakan situasi yang kondusif selama Ramadan.
"Sejak sebelum Ramadan berbagai jenis kegiatan dalam rangka menekan kasus penyakit masyarakat sudah kami lakukan, bahkan akan berlangsung hingga menjelang Lebaran nanti," ungkapnya.
Salah satu kegiatan operasi yang dilakukan berupa razia minuman keras dan tempat hiburan yang ada di Kabupaten Sumenep.
"Setiap kegiatan juga telah kami sampaikan agar tidak buka saat Ramadhan demi untuk menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah puasa," katanya.
Anang juga meminta agar masyarakat bisa proaktif menyampaikan laporan kepada petugas apabila masih ditemukan tempat hiburan yang buka saat Ramadan.
Jenis kegiatan lain yang dilakukan Polres Sumenep, menurut dia, mencegah terjadinya pelanggaran Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Sumenep dengan melakukan razia di sejumlah tempat hiburan sebelum Ramadan.
Kegiatan tersebut menyasar sejumlah tempat hiburan malam di Kabupaten Sumenep, yakni Cafe and Billyard Mr. Ball, Jalan Arya Wiraraja Desa Gedungan Kecamatan Batuan, Potre Koneng, Jalan Raung Desa Pabian Kecamatan Kota, Cafe Lotus, Jalan KH. Mansyur Kecamatan Kota, serta JBL Resto, Jalan Seludang Kelurahan Pajagalan Kecamatan Kota. (*)
Next News

Desa Terdampak Kekeringan di Pamekasan Diprediksi Bertambah, BPBD: Tunggu SK dari Bupati
7 hours ago

Sempat Hilang Dicuri Maling, Motor Milik Warga Pamekasan Akhirnya Kembali
7 hours ago

Kecam Pelecehan Seksual terhadap Anak, KOPRI PMII Sampang Desak Pelaku Dihukum Berat
8 hours ago

SPBU Arahkan Pengguna Jeriken Urus Rekomendasi, Disperta KP: Kalau Diperjualbelikan Kembali Kami Tolak
11 hours ago

Dinsos PPA Sampang Dampingi Korban Rudapaksa 27 Orang, Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi
11 hours ago

Pemkab Sampang Tunggu Petunjuk ESDM Jatim Tangani Sumur Bor Diduga Mengandung Gas
11 hours ago

Kantor Imigrasi Pamekasan Deportasi 5 WNA Asal Malaysia dan Pakistan
2 hours ago

Lahan Tembakau di Pamekasan Dirusak OTK, Petani Rugi Rp6,5 Juta
2 hours ago

Desak Polisi Tangkap 27 Pelaku Rudapaksa Anak, DPRD Sampang: Itu Tindakan Biadab
2 hours ago

Gerakan Indonesia Asri 2026 Diluncurkan di Sampang, Dorong Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan
a day ago





