Aliansi Mahasiswa Sampang Datangi Kantor Kemenag, Klarifikasi Dugaan Pungli Perpanjangan Izin Madrasah
Ach. Mukrim - Thursday, 19 February 2026 | 09:22 AM


salsabilafm.com - Aliansi Mahasiswa Sampang (AMS) mendatangi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang pada Kamis (19/2/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk mengklarifikasi adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) dalam proses perpanjangan izin operasional Madrasah dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ).
Koordinator AMS, Faisol, mengatakan, langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat. Menurut Faisol, sejumlah pengelola madrasah mengaku dimintai sejumlah uang saat mengurus administrasi perpanjangan izin tersebut.
"Kalau memang ada pungutan, sekecil apa pun, itu tidak dibenarkan. Kami datang untuk meminta kejelasan agar persoalan ini tidak menjadi bola liar," katanya.
Dia menambahkan, berdasarkan regulasi yang ada, layanan perpanjangan izin di lingkungan Kemenag seharusnya tidak dipungut biaya alias gratis. Meski begitu, dia menekankan bahwa pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan memandang masalah ini sebagai dugaan yang perlu pembuktian lebih lanjut.
Merespons hal itu, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Sampang, Abdul Gafur, membantah adanya praktik pungli di instansinya. Gafur menegaskan seluruh proses perizinan kini sudah menggunakan sistem digital yang transparan.
"Pengajuan dan verifikasi dilakukan melalui aplikasi. Lembaga bisa memantau langsung prosesnya. Tidak ada kebijakan berbayar," katanya.
Gafur menjelaskan, pihaknya telah melakukan sosialisasi di tingkat kecamatan untuk membantu operator madrasah. Jika ada kendala teknis, lembaga diarahkan untuk berkonsultasi dengan operator lain, bukan menggunakan jasa berbayar.
Terkait isu aliran dana kepada oknum tertentu, Gafur memastikan hal tersebut di luar pengetahuan dan tanggung jawab institusi.
"Jika terdapat transaksi antara lembaga dan pihak ketiga, itu di luar tanggung jawab kami," pungkasnya.
Audiensi berakhir dengan komitmen dari AMS untuk terus mengawal isu ini. Mereka berjanji akan memastikan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik di Kemenag Sampang tetap terjaga demi kepentingan pendidikan agama. (Mukrim)
Next News

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
5 hours ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
8 hours ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
8 hours ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
8 hours ago

BMKG Imbau Nelayan dan Operator Kapal Waspadai Angin Kencang di Perairan Sumenep
8 hours ago

Korban Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak
8 hours ago

4 Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan Meninggal Dunia, 218 Orang Selamat
8 hours ago

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Penumpang Mulai Dievakuasi
a day ago

APTI Sampang Tolak Aturan Pembatasan Tar-Nikotin dan Kemasan Polos
a day ago

Defisit APBD Sampang 2027 Diproyeksi Tembus Rp130,2 Miliar
a day ago



