Kamis, 19 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Pohon Tumbang di Pamekasan, Akses Jalan Nasional Sempat Ditutup

Redaksi - Thursday, 19 February 2026 | 09:13 AM

Background
Pohon Tumbang di Pamekasan, Akses Jalan Nasional Sempat Ditutup
Tim BPBD Pamekasan, melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang di Desa Artodung, Galis, Pamekasan. ( Istimewa/)

salsabilafm.com – Cuaca angin kencang yang melanda wilayah Pamekasan, dan sekitarnya, mengakibatkan pohon tumbang hingga menutup akses jalan raya di Desa Artodung, Kecamatan Galis, Pamekasan, Rabu (18/2/2026).


Pohon jenis asam dengan diameter sekitar 90 centimeter, tinggi sekitar 15 meter, tumbang dan melintang di badan Jl Raya Talang Siring. Akibat kejadian ini akses jalan nasional sempat ditutup. Bahkan ujung pohon tumbang juga menimpa atap rumah warga di sekitar lokasi kejadian.


"Pohon tumbang selain sempat menutup akses jalan nasional, juga mengakibatkan kerusakan ringan terhadap dua rumah warga di sekitar lokasi kejadian, yakni rumah milik Bapak Abi Suid dan Bapak Haji Uus," kata Plt Kalaksa BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi.


Berdasar laporan tim di lapangan, kedua rumah yang mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang masuk katagori rusak ringan pada bagian atap.


"Rumah milik Bapak Abi Suid rusak pada bagian atap rumah berupa 3 lembar galvalum dan rangka galvalum dengan ukuran sekitar 3×6 meter," ungkapnya.


"Sementara rumah Haji Uus rusak ringan pada bagian atap garasi, meliputi 6 lembar asbes serta rangka kayu talangan air sepanjang 6 meter. Sedangkan untuk korban luka maupun korban jiwa nihil," sambungnya.


Peristiwa pohon tumbang yang sempat mengganggu akses jalan raya, termasuk merusak rumah warga langsung diatasi Tim TRC BPBD yang siaga di Pos Terpadu Hidrometeorologi yang terpusat di Arek Lancor Pamekasan. Mereka langsung melakukan asesmen berupa pemotongan hingga pembersihan batang pohon yang menutup akses jalan raya.


"Oleh karena itu, kami tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap selalu waspada terhadap beragam potensi bencana alam, khususnya terhadap potensi angin kencang maupun cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu," imbaunya. (*)