Rabu, 18 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

H-1 Ramadan, Warga Pulau Mandangin Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir

Redaksi - Wednesday, 18 February 2026 | 09:06 AM

Background
H-1 Ramadan, Warga Pulau Mandangin Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir
Kantor PLN di Desa Pulau Mandangin. ( Alimuddin untuk salsabilafm/)


salsabilafm.com - Harapan ribuan warga desa Pulau Mandangin, Kecamatan/Kabupaten Sampang untuk menikmati listrik pada saat puasa Ramadan akhirnya pupus. Sebab, hingga H-1 Ramadan aliran listrik masih belum normal. Pemadaman listrik secara bergilir berlangsung selama hampir tiga bulan akibat salah satu mesin rusak. 


Manager PLN ULP Sampang Redi menyampaikan, pihaknya telah mengupayakan semaksimal mungkin agar pasokan listrik di Pulau Mandangin berjalan dengan lancar. 


"Atas ketidaknyamanan yang terjadi, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak akibat kegiatan ini," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (18/2/2026). 


Menurut Redi, saat ini PLN melakukan skema pengaturan operasional sistem, saat peralatan pembangkit sedang berada dalam proses penanganan.


"Mohon doa dan dukungan penuh dari stakeholder agar proses ini berjalan lancar, sehingga pasokan listrik semakin andal untuk masyarakat Pulau Mandangin," ucap Redi. 


Redi menambahkan, PLN juga terus berkoordinasi dengan mitra teknis serta menyiapkan dukungan tambahan. Tujuannya agar kapasitas layanan dapat semakin meningkat.


"Untuk pola operasinya masih diperlukan pengaturan. Upaya kami inginnya segera selesai dan ramadan ini semoga bisa," tegasnya. 


Sementara, Abdur Rohim, warga dusun barat desa Pulau Mandangin, mengaku kecewa lantaran aliran listrik di desanya tak kunjung normal. Hal itu bisa berdampak pada aktivitas warga, terutama saat melaksanakan ibadah puasa tahun ini. 


"Sangat disayangkan, listrik di Mandangin belum juga normal. Ini sudah berbulan bulan," kesalnya. 


Kata Rohim, meski listrik belum normal, namun seharusnya petugas PLN Mandangin harus menyampaikan informasi terbaru terkait kondisi listrik kepada masyarakat, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan dan kekecewaan warga. 


"Kalau memang sampai Ramadan belum bisa normal, seharusnya informasikan melalui toa masjid. Kapan dan berapa jam padamnya, sehingga masyarakat bisa antisipasi saat mau pemadaman listrik," tegasnya. 


Rohim berharap, kondisi listrik di desa Mandangin segera normal dan masyarakat merasakan ketenangan saat menjalankan ibadah bulan puasa. 


"Kita tetap mendukung langkah dan kinerja PLN, semoga bisa normal kembali secepat mungkin," harapnya. (Alimuddin)