Selasa, 17 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Gegara Main Petasan Kalengan, 2 Warga Sampang Alami Luka Bakar

Syabilur Rosyad - Tuesday, 17 February 2026 | 07:06 AM

Background
Gegara Main Petasan Kalengan, 2 Warga  Sampang Alami Luka Bakar
Potongan video kedua korban saat mendapat perawatan medis, Senin (16/2/2026) ( Tangkap layar/)

salsabilafm.com -  Dua warga Kelurahan Karang Dalem, Kabupaten Sampang, mengalami luka bakar akibat ledakan petasan rakitan berbahan kaleng susu bekas, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.


Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengakatan, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Rajawali Gang I RT 01/RW 03, Kelurahan Karang Dalem, Kabupaten Sampang. 


"Korban diketahui bernama Moh. Vavirya Afrilillah (22) dan Moh. Raska Dwi Syaputra (13), keduanya merupakan warga setempat," katanya kepada salsabilafm.com, Selasa (17/2/2026). 


Eko menjelaskan, peristiwa bermula saat kedua korban membuat dan memainkan petasan rakitan dari kaleng susu bekas dengan menggunakan bahan bakar spirtus.

salsabilafm.com -  Dua warga Kelurahan Karang Dalem, Kabupaten Sampang, mengalami luka bakar akibat ledakan petasan rakitan berbahan kaleng susu bekas, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.


Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengakatan, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Rajawali Gang I RT 01/RW 03, Kelurahan Karang Dalem, Kabupaten Sampang. 


"Korban diketahui bernama Moh. Vavirya Afrilillah (22) dan Moh. Raska Dwi Syaputra (13), keduanya merupakan warga setempat," katanya kepada salsabilafm.com, Selasa (17/2/2026). 


Eko menjelaskan, peristiwa bermula saat kedua korban membuat dan memainkan petasan rakitan dari kaleng susu bekas dengan menggunakan bahan bakar spirtus.


"Berdasarkan keterangan yang dihimpun, petasan tersebut hendak dinyalakan menggunakan batu korek api. Namun sebelum proses penyalaan sempurna, petasan sudah lebih dulu meledak dan mengenai kedua korban," jelasnya. 


Akibat ledakan tersebut, lanjut dia, kedua korban mengalami luka bakar pada bagian tangan, paha, dan kaki. Warga sekitar yang mendengar suara ledakan segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini keduanya dalam kondisi sadar dan menjalani perawatan.


Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak membuat maupun memainkan petasan rakitan, terlebih menggunakan bahan mudah terbakar seperti spirtus yang memiliki risiko ledakan tinggi.


"Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya. Jangan sampai permainan berbahaya seperti ini menimbulkan korban yang lebih serius. Keselamatan harus menjadi prioritas," pungkasnya. (Syad)

"Berdasarkan keterangan yang dihimpun, petasan tersebut hendak dinyalakan menggunakan batu korek api. Namun sebelum proses penyalaan sempurna, petasan sudah lebih dulu meledak dan mengenai kedua korban," jelasnya. 


Akibat ledakan tersebut, lanjut dia, kedua korban mengalami luka bakar pada bagian tangan, paha, dan kaki. Warga sekitar yang mendengar suara ledakan segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini keduanya dalam kondisi sadar dan menjalani perawatan.


Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak membuat maupun memainkan petasan rakitan, terlebih menggunakan bahan mudah terbakar seperti spirtus yang memiliki risiko ledakan tinggi.


"Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya. Jangan sampai permainan berbahaya seperti ini menimbulkan korban yang lebih serius. Keselamatan harus menjadi prioritas," pungkasnya. (Syad)