Selasa, 17 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Tentukan Awal Ramadan, Lembaga Falakiyah PCNU Sampang Pantau Hilal di Pelabuhan Taddan

Redaksi - Tuesday, 17 February 2026 | 06:42 AM

Background
Tentukan Awal Ramadan, Lembaga Falakiyah PCNU Sampang Pantau Hilal di Pelabuhan Taddan
Ketua PCNU Kabupaten Sampang, KH. M. Itqan Bushiri saat diwawacara, Selasa (17/2/2026) (Rosyad/Salsa/)


salsabilafm.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sampang melalui Lembaga Falakiyah akan menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 H.


Kegiatan pemantauan hilal tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa (17/02/2026) sore di Pelabuhan Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.


Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang, KH M Itqan Bushiri, menyampaikan bahwa tim Lembaga Falakiyah akan berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Sampang, Badan Hisab dan Rukyat (BHR), MUI Sampang, serta Pengadilan Agama dalam pelaksanaan rukyat tersebut.


"Ketua Lajnah Falakiyah, Ustaz Husnan, bersama tim dan juga dihadiri hakim akan melakukan pemantauan secara langsung sesaat setelah matahari terbenam," ujar Kiai Itqan.


Kiai yang juga menjabat Ketum MUI Sampang ini menegaskan, meskipun secara perhitungan astronomis kemungkinan hilal belum dapat terlihat, proses verifikasi faktual di lapangan tetap menjadi bagian dari prosedur yang harus dilaksanakan.


"Ya, tetap melakukan pemantauan karena itu bagian dari ikhtiar. Kalau menurut perhitungan mungkin belum memungkinkan untuk rukyat, tetapi tidak ada salahnya kita tetap berikhtiar. Umpama tidak terlihat sekalipun, tidak masalah," tegasnya.


Lebih lanjut, dia mengimbau warga nahdliyin untuk tetap menunggu hasil Sidang Isbat yang digelar pemerintah. Jika nantinya terdapat perbedaan penetapan awal Ramadan, dia berharap seluruh umat Islam dapat saling menghormati dan menjaga kondusivitas.


"Kita berharap masyarakat bisa saling menghormati dan menghargai. Ada yang memulai puasa lebih dulu, silakan. Namun warga nahdliyin diharapkan mengikuti hasil itsbat pemerintah sebagai ulil amri," pungkasnya. (Syad)