Ponpes Darul Mukhlisin Sampang Gelar Karnaval Imtihan, Perkuat Syiar Islam dan Harmoni Sosial
Redaksi - Friday, 13 February 2026 | 10:58 AM


salsabilafm.com – Dalam rangka Haflatul Imtihan ke-32 Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Desa Panggung, Sampang menggelar Karnaval. Kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan tahunan, tetapi menjadi medium syiar Islam sekaligus ruang penguat harmoni sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan yang digelar di perbatasan Desa Gunung Maddah dan Desa Panggung itu diikuti ribuan santri dan warga dari berbagai lapisan. Jalan desa berubah menjadi ruang perjumpaan antara pesantren dan masyarakat dalam suasana penuh kegembiraan.
Pengasuh Ponpes Darul Mukhlisin, KH Amak Namun, mengatakan, karnaval ini merupakan warisan tradisi pendiri pesantren yang terus dijaga sebagai bentuk dakwah kultural.
"Karnaval ini bukan hanya perayaan, tetapi sarana syiar agama. Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat untuk lebih dekat dengan pendidikan madrasah dan nilai-nilai keislaman," ujarnya, Jum'at (13/2/2026).
Menurutnya, Haflatul Imtihan menjadi momentum tasyakuran atas capaian santri selama satu tahun pembelajaran, sekaligus refleksi bahwa pesantren hadir sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat.
"Pesantren tidak boleh eksklusif. Ia harus menyatu dengan masyarakat, menjadi tempat belajar, berdakwah, sekaligus memperkuat persaudaraan," tambahnya.
Dalam pawai tersebut, santri dari berbagai jenjang menampilkan kreativitas melalui ogoh-ogoh, drumband, kendaraan hias, hingga atraksi seni. Proses persiapan dilakukan secara gotong royong sejak beberapa pekan sebelum pelaksanaan.
Tak hanya santri, wali santri dan warga desa sekitar juga ikut terlibat langsung, mulai dari membantu persiapan hingga turut berpartisipasi dalam barisan pawai.
"Ini bukti bahwa pesantren menjadi ruang kolektif. Bukan hanya milik santri, tapi milik masyarakat," kata Kiai Amak, sapaan akrabnya.
Warga terlihat sangat antusias dengan memadati sepanjang rute karnaval. Barisan santri kecil dengan odong-odong, santri dewasa dengan kostum tematik, hingga warga yang membawa hasil bumi menciptakan simbol kuat kolaborasi pesantren dan desa.
Melalui karnaval ini, Ponpes Darul Mukhlisin tidak hanya merayakan kelulusan santri, tetapi juga menegaskan perannya sebagai pusat syiar Islam, pemersatu sosial, dan penggerak budaya religius di tingkat desa. (Sie)
Next News

LPG 3 Kg di Pamekasan Langka, Pemkab Duga Akibat Ulah Oknum Pengecer
a day ago

Nelayan Bangkalan Ditemukan Tewas, Tinggalkan Perahu Penuh Ikan
a day ago

Polda Jatim Jemput BB Kokain Seberat 27,83 Kilogram Temuan Warga Kepulauan Sumenep
a day ago

Kesiapan Capai 90 Persen, 618 Jemaah Calon Haji Sampang Dipastikan Berangkat 8 Mei 2026
a day ago

Perluas Akses Layanan Kesehatan, Bupati Sampang Resmikan Puskesmas Karang Penang
a day ago

Pengujian Beban, Jembatan Suramadu Ditutup Sementara
a day ago

Kecelakaan Maut di Jalan Jaksa Agung Suprapto Sampang, Seorang Pemotor Meninggal Dunia
a day ago

Truk Box Muatan Rokok Ilegal Terguling di Sampang
a day ago

Antisipasi Kemarau Panjang, BPBD Pamekasan Imbau Warga Hemat Air dan Waspada Kebakaran
20 hours ago

LPG 3 Kg Langka di Sumenep, Harga Tembus Rp30 Ribu di Kepulauan
20 hours ago




