Rabu, 28 Januari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Tumbuhkan Sinergi Antar Pengurus, MUI Sampang Gelar Ta'aruf dan Konsolidasi

Ach. Mukrim - Sunday, 25 January 2026 | 07:47 AM

Background
Tumbuhkan Sinergi Antar Pengurus, MUI Sampang Gelar Ta'aruf dan Konsolidasi
Ketua MUI Sampang, KH. Itqon Bushiri memberikan sambutan. (Rosi/Salsa/)

salsabilafm.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang menggelar Ta'aruf dan Konsolidasi pengurus masa khidmat 2025-2030. Kegiatan yang digelar di Rumah Khas Kalimantan Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk ini menjadi langkah awal kepengurusan baru untuk menyamakan visi sebelum memasuki prosesi pelantikan.


Dalam sambutannya, Ketua Umum MUI Sampang, KH. Moh. Itqon Bushiri, mengatakan, agenda taaruf ini sangat krusial mengingat latar belakang pengurus yang beragam. Dia berharap melalui pertemuan ini, tumbuh harmonisasi dan sinergi antar pengurus di setiap komisi.


"Karena pengurus berasal dari latar belakang yang berbeda dan belum saling mengenal, maka perlu diadakan taaruf terlebih dahulu. Harapannya, antar pengurus dapat saling mengenal, bertegur sapa, dan bekerja sama sebelum memasuki tahapan pelantikan," katanya, Minggu (25/1/2026).


Menurut Kiai Itqon, ada tiga fungsi utama kegiatan taaruf. Yaitu, meneguhkan niat dengan memantapkan komitmen moral pengurus dalam berkhidmat pada tujuan organisasi. Kemudian, menjalin komunikasi dengan mempererat silaturahmi dengan masyarakat, ormas keagamaan, dan pemerintah.


"Ketiga, koordinasi organisasi dengan memperkenalkan struktur pengurus baru guna memastikan pelaksanaan tugas organisasi berjalan sinkron hingga ke tingkat bawah," bebernya di hadapan para Kiai. 


Kiai Itqon juga memaparkan lima peran fundamental yang harus dijalankan MUI Sampang selama lima tahun ke depan. Pertama, Khadimul Ummah (Pelayan Umat) dengan memberikan bimbingan agama yang mendalam dan bertanggung jawab.


Kedua, Shadiqul Hukumah (Mitra Pemerintah) dengan menjadi mitra kritis yang objektif dan konstruktif dalam menjaga nilai keislaman, termasuk menangani isu sosial seperti narkoba dan kenakalan remaja.


Ke tiga, rujukan keulamaan dengan menjadi pusat fatwa dan informasi keagamaan yang sahih dan dapat dipertanggungjawabkan


Ke empat, lanjut dia, sebagai penguat ukhuwah dengan menjadi perekat harmoni sosial dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Sampang. Ke lima, motor ekonomi halal dengan bertindak sebagai pendamping UMKM dan mitra strategis dalam pengembangan industri halal serta ekonomi syariah.


"MUI harus responsif dalam mengeluarkan fatwa-fatwa penting sesuai situasi dan kondisi. Penting bagi kita untuk terus menumbuhkan sikap saling menghargai dan menjaga kerukunan," tegasnya.


Selain memperkuat internal, Kiai Itqon mendesak agar MUI Sampang menjadi lembaga yang responsif terhadap dinamika zaman. Dia menekankan pentingnya penerbitan fatwa yang relevan dengan situasi dan kondisi terkini di masyarakat.


Dalam agenda konsolidasi ini, masing-masing komisi juga mulai merancang cetak biru program kerja lima tahunan beserta perencanaan anggaran. Hal ini dilakukan agar visi besar MUI Sampang dapat diimplementasikan secara terukur dan akuntabel sejak awal masa jabatan.


"Penting untuk terus menumbuhkan sikap saling menghargai dan menjaga kerukunan antarumat beragama," pungkasnya. (Mukrim)