Bantu Perekonomian Warga, Pemdes Pulau Mandangin Salurkan Bantuan Kambing
Redaksi - Wednesday, 28 January 2026 | 11:48 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menyalurkan bantuan 83 ekor kambing kepada warga setempat. Bantuan itu merupakan bagian dari program ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari alokasi minimal 20 persen dari total Dana Desa 2025.
Penyerahan puluhan ekor kambing tersebut berlangsung di desa Pulau Mandangin, Sabtu (24/1/2026) lalu. Dihadiri Pj Kades, Ketua BPD, Kepala Dusun, pengurus BUMDes Bangscarah Mandangin, dan warga penerima bantuan.
Ketua Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bangscarah Mandangin, Masady mengatakan, program ketahanan pangan berupa bantuan kambing. Tujuannya untuk memastikan masyarakat memiliki akses yang cukup serta berkelanjutan terhadap pangan yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.
"Program ketahanan pangan di bidang hewan ternak dibelanjakan untuk pengadaan kambing, agar dapat membantu dan bermanfaat untuk penambahan gizi, serta peningkatan pendapatan masyarakat desa," ujarnya, Selasa (27/1/2026).
Masady menjelaskan, jumlah ekor kambing yang akan dibagikan ke penerima sebanyak 145 ekor. Namun, sementara ini baru ada 83 kambing yang datang dan sudah diserahkan. Sementara, masyarakat yang memenuhi syarat dapat bantuan kambing tercatat 48 orang, dan dibagi dalam dua tahap penyaluran.
"Tahap pertama ada 27 penerima, masing-masing satu orang dapat tiga ekor kambing, yakni satu ekor kambing jantan dua ekor kambing betina. Bantuan kambing ini bersumber dari DD 2025, dengan tujuan agar bisa mendongkrak ekonomi masyarakat dan berharap program ini tetap berkelanjutan," jelasnya.
Sementara, Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Pulau Mandangin Choirul Anam berharap bantuan kambing dapat membantu warga untuk berternak dan meningkatkan perekonomiannya.
"Warga perlu merawat kambing yang sudah diserahkan, nanti jika sudah beranak pinak bisa dijual dan membantu perekonomiannya," ucap Anam.
Menurut Anam, program ketahanan pangan dapat meningkatkan ketersediaan protein untuk gizi keluarga. Selain itu, juga bisa meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga dan mengentaskan kemiskinan melalui budidaya mandiri.
Anam menambahkan, manfaat lain dari berternak kambing adalah pemanfaatan kotoran kambing sebagai pupuk organik untuk pertanian, sehingga mengurangi biaya produksi dan meningkatkan hasil pertanian.
"Jadi dalam program ini, kami lakukan pemberdayaan pada peternak kambing, mendorong kerjasama, gotong royong, dan pengembangan usaha peternakan tingkat desa melalui sistem hibah bergilir," pungkasnya. (Alimuddin)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
17 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
17 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
19 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
19 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
19 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
19 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
19 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
3 days ago




