Selasa, 3 Maret 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Terima Suntikan Bansos Rp26,7 Miliar, Bupati Sampang: Bentuk Nyata Perhatian Pemprov Jatim

Ach. Mukrim - Tuesday, 03 March 2026 | 05:00 AM

Background
Terima Suntikan Bansos Rp26,7 Miliar, Bupati Sampang: Bentuk Nyata Perhatian Pemprov Jatim
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan santunan kepada anak yatim di Pendopo Trunojoyo Sampang. (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur  (Pemprov Jatim) kembali menyalurkan bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Sampang, Selasa (3/3/2026). Penyaluran yang dipusatkan di Pendopo Trunojoyo ini menjadi titik kedelapan dalam rangkaian agenda "Sapa Bansos" dan Amaliah Ramadan tahun ini.


Total bantuan yang digelontorkan untuk Sampang mencapai Rp26.794.300.000. Anggaran tersebut merupakan bagian dari belanja Bansos Pemprov Jatim secara keseluruhan yang tahun ini mencapai Rp162.945.500.000, serta dukungan bantuan keuangan khusus se-Jatim sebesar Rp22.305.200.000.


Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bantuan yang disalurkan kali ini terbagi menjadi dua kategori utama, yakni bantalan sosial dan bantalan ekonomi. Strategi ini sengaja dirancang untuk memberikan perlindungan sekaligus memacu kemandirian masyarakat di tengah tantangan ekonomi.




"Kami mendistribusikan berbagai program bansos dari Pemprov. Ada yang bersifat bantalan sosial untuk perlindungan, dan ada yang bersifat bantalan ekonomi untuk pemberdayaan," katanya.


Khofifah merinci, aspek bantalan sosial difokuskan pada bantuan yang bersifat charity atau santunan, seperti asistensi sosial bagi penyandang disabilitas dan lansia. Sementara itu, untuk bantalan ekonomi, Pemprov Jatim menyalurkan program KIP Jawara, bantuan pengentasan kemiskinan ekstrem, serta zakat produktif bagi pelaku usaha mikro.




"Harapan kami, terjadi penguatan pada struktur sosial sekaligus peningkatan kemandirian masyarakat. Jadi, selain bantuan yang bersifat konsumtif, ada pula yang bertujuan untuk penguatan ekonomi jangka panjang," tambahnya.


Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Provinsi Jatim Dra. Restu Novi Widiani menambahkan, penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen besar Pemprov Jatim. Secara keseluruhan, total anggaran Bansos Jawa Timur mencapai Rp162,9 miliar, ditambah Bantuan Keuangan Khusus se-Jatim sebesar Rp22,3 miliar, dan bantuan desa senilai Rp285,4 juta.


"Penyaluran ini adalah ikhtiar Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat bantalan sosial masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan pelaku usaha mikro di Madura agar tetap tangguh menghadapi tantangan ekonomi," jelasnya.




Dia menjelaskan, anggaran Rp26,7 miliar tersebut mencakup berbagai program strategis, mulai dari Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), PKH Plus untuk lansia, KIP Jawara, Zakat Produktif, hingga tali asih bagi relawan TKSK dan Tagana. Selain itu, terdapat alokasi untuk pemberdayaan desa melalui program Jatim Puspa, Desa Berdaya, dan penguatan BUM Des. 


"Bantuan ini kami salurkan lebih awal agar manfaatnya dirasakan masyarakat untuk kebutuhan pokok menjelang Ramadan sekaligus menjadi modal produktif," tegasnya.




Sementara itu, Bupati Sampang, Slamet Junaidi, menyambut hangat kunjungan dan bantuan tersebut. Menurutnya, kehadiran Pemprov Jatim adalah bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayahnya.


"Kehadiran Gubernur hari ini adalah bentuk nyata perhatian Pemprov Jatim terhadap masyarakat Sampang. Bantuan ini bukan sekadar nilai materi, melainkan simbol bahwa pemerintah selalu hadir untuk masyarakat kecil," ungkapnya.


Bupati dua periode tersebut juga menyoroti pentingnya Bantuan Keuangan Khusus yang diarahkan bagi 10 Pemerintah Desa di Sampang untuk program Jatim Puspa Plus dan Desa Berdaya. Dia berharap suntikan dana tersebut dapat dimaksimalkan untuk memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).




"Kami berharap dana ini dimanfaatkan maksimal untuk memperkuat BUMDes, sehingga kemandirian desa dapat terus tumbuh dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga," pungkas Slamet Junaidi. (Mukrim)