Serang Pengendara, Perempuan ODGJ di Sampang Diamankan Polisi
Syabilur Rosyad - Sunday, 22 February 2026 | 05:42 AM


salsabilafm.com - Seorang perempuan lanjut usia yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mengamuk dan menyerang pengendara dengan melempar batu di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Sabtu (21/2/2026) pagi.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB dan sempat membuat warga sekitar panik. Laporan diterima operator SPKT melalui call center 110 sekitar pukul 09.00 WIB.
"Mendapat informasi itu, Pawas dan personel Pamapta II bersama piket fungsi serta piket Pos Lantas Barisan langsung mendatangi lokasi," katanya kepada salsabilafm.com, Minggu (22/2/2026).
Eko Menjelaskan, ODGJ tersebut diketahui bernama Maimunah (70), warga setempat. Sementara korban dalam kejadian ini adalah Reihan (20), warga Jalan Kamboja, Sampang, pemilik sepeda motor yang saat itu sedang dicuci di tempat usaha tidak jauh dari rumah pelaku.
"Berdasarkan keterangan saksi Pepeng Firdaus (26), satpam Bank BTN, dan Ahmad Junadi (25), pemilik usaha cuci motor, awalnya Maimunah keluar rumah dan berjoget di depan rumahnya," jelasnya.
Tak lama kemudian, dia masuk kembali ke dalam rumah dan melemparkan kaca serta batu ke arah jalan.
Selanjutnya, yang bersangkutan kembali keluar sambil membawa batu dan melemparkannya ke arah sepeda motor milik korban yang berada di lokasi pencucian.
Akibat lemparan tersebut, lampu belakang sepeda motor Honda Astrea Grand milik korban pecah," ungkapnya.
Petugas yang tiba di lokasi berupaya memberikan imbauan agar menghentikan aksinya. Namun, yang bersangkutan tetap mengamuk dan melempar batu sehingga petugas berkoordinasi dengan pihak keluarga serta tenaga kesehatan.
"Sekitar pukul 09.50 WIB, keluarga bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Kamoning tiba di lokasi. Pada pukul 10.40 WIB, ODGJ berhasil ditenangkan setelah petugas medis memberikan suntikan obat penenang dengan pengamanan dari personel kepolisian dan Babinsa," ujarnya.
Eko melanjutkan, yang bersangkutan telah lama mengidap gangguan jiwa dan tercatat sebagai pasien di Puskesmas setempat.
"Yang bersangkutan sudah lama mengalami gangguan jiwa dan beberapa kali melakukan tindakan serupa. Keluarga berjanji akan melakukan pengawasan serta mendampingi pengobatan secara rutin," ujarnya.
Situasi akhirnya berhasil dikendalikan dan petugas kembali ke kesatuan setelah memastikan keadaan aman dan kondusif. Polisi mengimbau masyarakat segera melapor apabila terjadi kejadian serupa guna mencegah risiko yang lebih besar. (Syad)
Next News

Anggaran UHC Sampang Bertambah, Total Rp49,2 Miliar
a day ago

Produk IKM Sampang Berpeluang Tembus Pasar Maldives, 15 Pelaku Ikuti Kurasi Ekspor
a day ago

Puluhan Anggota DPRD Sampang Tak Hadir, Rapat Paripurna Ditunda
2 days ago

Pemilik Toko Mengaku Peroleh Rokok Ilegal dari Oknum Jaksa, Kejari Sampang Siap Proses
2 days ago

3 Hari Hilang, Seorang Nelayan Ditemukan Mengapung di Pantai Paniniran Sokobanah
2 days ago

PAD Sektor Layanan Kesehatan Belum Capai Target, RSUD Ketapang Alami Penurunan
2 days ago

Dianggarkan Rp1,6 Miliar, Jembatan di Karang Penang Sampang Belum Dibangun
2 days ago

Diikuti 3.624 Peserta, Kemenag Sumenep Masuk 12 Besar Gerakan Indonesia Berkiblat
2 days ago

Idul Khotmi Nasional, Puluhan Ribu Jamaah Tarekat Tijaniyah Padati Ponpes Al-Amien
2 days ago

Ponpes Assirojiyyah Kajuk Sampang Kembali Latih Santri Tangguh Bencana
3 days ago




