Geger! Pemancing Temukan Jasad Mr X Mengapung di Sungai Bangkalan
Redaksi - Sunday, 22 February 2026 | 05:38 AM


salsabilafm.com - Seorang pemancing kaget saat melihat jasad manusi mengapung di Sungai Desa Tellok, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Sabtu (21/2/2026) sore. Pemancing itu kemudian melapor ke perangkat
Desa setempat.
Suasana yang awalnya sepi, menjadi sangat ramai. Warga berdatangan ke lokasi penemuan jasad pria itu untuk memastikan sosok jasad tersebut.
Kapolsek Galis, AKP Achmad Affandi mengungkapkan, pihaknya bersama pesonel Koramil dan petugas Puskesmas Galis mendatangi lokasi penemuan Mr X setelah mendapatkan informasi dari pihak kepala desa setempat.
"Ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB oleh pemancing. Evakuasi juga dibantu, kami sempat kesulitan karena medan terjal di bibir sungai sehingga jasad perlu ditarik sejauh 20 meter untuk mencari medan yang lapang," ungkap Affandi.
Jasad korban langsung dibawa ke Kamar Pemulasaran Jenazah. Tindakan autopsi luar oleh tim medis RSUD Syamrabu Bangkalan serta identifikasi oleh Inafis Satreskrim Polres Bangkalan berakhir pada pukul 20.30 WIB.
Spesialis Forensik RSUD Syamrabu Bangkalan, dr Edy Suharta menjelaskan, jasad diterima dalam kondisi sudah membusuk karena telah meninggal sekitar 3 hari.
Kondisi itu menyebabkan petugas medis dan inafis mengalami kesulitan untuk mengidentifikasi korban.
"Hasil pemeriksaan sementara, kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan kecuali pembusukan. Kesimpulan sementara, kami belum bisa melakukan identifikasi karena jemari tangan sudah mengelupas," jelas dr Edy.
Upaya identifikasi melalui autopsi luar terhadap tubuh Mr X terbentur dengan kondisi jasad yang sudah membusuk dan seluruh sidik jemari sudah mengelupas.
Namun informasi berkaitan jasad tersebut masih bisa diketahui melalui pakaian yang digunakan saat ditemukan mengapung di sungai.
Dihimpun dari petugas Inafis Sareskrim Polres Bangkalan, jasad menggunakan baju lengan pendek motof kotak merek Emba dipadu dengan pelindung dada merek Speed, ikat pinggang warna hitam dengan gesper besi berlogo garuda, sarung berwarna ungu motif garis hitam, serta berusia sekitar 30-40 tahun, dengan tinggi sekitar 160 cm.
dr Edy menuturkan, pihak rumah sakit dan Inafis Satreskrim Polres Bangkalan akan menunggu selama tiga hari ke depan dengan harapan muncul pihak keluarga untuk mengambill jenazah.
"Namun ketika melewati tiga hari dan belum mendapatkan informasi, maka kami akan melakukan penguburan di pemakaman umum," pungkas dr Edy. (*)
Next News

Harga Cabai Rawit di Sampang Tembus Rp100 Ribu per Kg
12 hours ago

Hanyut 1 Kilometer, Bocah 8 Tahun di Sampang Ditemukan Meninggal Tersangkut Jaring
12 hours ago

3 Anak Terseret Arus Sungai di Camplong Sampang, 1 Masih dalam Pencarian
a day ago

3 Juta Calon KPM Tunggu Pencairan Bansos dari Kemensos
a day ago

Izin Operasional Ratusan Lembaga di Sampang Mati, DPRD Desak Kemenag Beri Batas Waktu
a day ago

Puasa 2026, Pemkab Bangkalan Batasi Penggunaan Toa dan Larang Jual Beli Mercon
a day ago

Warga Sumenep Berangkat Tarawih Sejak Siang, Ternyata Dapat Amplop Rp300 Ribu
a day ago

Warung di Sumenep Boleh Buka Siang Hari Ramadan, Satpol PP: Harus Gunakan Tabir
a day ago

800 Lembaga di Sampang Belum Perpanjang IJOP, Kemenag: Ini Perpanjangan Terakhir
a day ago

Fasilitasi Bazar Takjil Ramadan, MUI Sampang Dorong UMKM Bersertifikat Halal
2 days ago



